Cuaca buruk

Waspadai Gelombang Tinggi

Kompas.com - 09/05/2012, 03:03 WIB

KENDARI, KOMPAS - Cuaca buruk yang melanda Laut Banda dan Laut Arafuru di kawasan Indonesia Timur dalam beberapa hari terakhir berisiko bagi kapal-kapal nelayan kecil. Beberapa hari terakhir sebagian nelayan di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, memutuskan tak melaut hingga kondisi reda.

Prakirawan Stasiun Meteorologi Maritim Kendari Aris Yunatas, Selasa (8/5), menyatakan, kondisi cuaca buruk di kawasan Laut Banda dan Laut Arafuru terjadi sejak Jumat pekan lalu. ”Gelombang laut pernah mencapai ketinggian 6 hingga 7 meter,” ujarnya.

Kondisi ini akibat adanya daerah bertekanan udara rendah di kawasan Laut Banda, serta pengaruh transisi musim. ”Kami memperkirakan kondisi ini masih akan terjadi hingga seminggu ke depan,” kata Aris.

Meski telah mengecil, perhitungan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisik (BMKG), gelombang laut saat ini masih bisa mencapai ketinggian maksimal 3,5 meter hingga 5 meter.

”Kondisi itu sangat berisiko untuk nelayan berlayar, khususnya perlu diwaspadai bagi nelayan-nelayan dengan kapal kecil. Kami mengimbau agar mereka tidak mencari ikan hingga ke daerah tersebut,” ujar Aris.

Di wilayah Teluk Kendari, Selasa, terlihat banyak kapal nelayan yang berlabuh. Sudirman (50), salah satu nelayan dengan kapal berbobot 25 GT (gross tone), mengaku telah lima hari beristirahat melaut. ”Sekarang cuaca sedang buruk dan juga terang bulan sehingga (tangkapan) ikan berkurang. Arus laut juga kuat jadi sulit mencari ikan,” ujarnya.

  Menghindari risiko bahaya di laut dan kerugian karena tangkapan yang minim, Sudirman memutuskan tak melaut, dan memilih memperbaiki kapalnya.

Selain di laut, cuaca buruk beberapa hari terakhir juga melanda Kota Kendari, seperti hujan lebat disertai angin kencang yang terjadi Senin lalu. (ENG)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau