JAKARTA, KOMPAS.com — Dekat dengan masyarakat, itulah salah satu usaha yang dilakukan semua bakal kandidat gubernur DKI Jakarta yang bertarung dalam Pilkada kali ini. Namun, ketika para bakal calon melakukan pendekatan dengan konstituennya, wacana "kampanye colongan" pun muncul.
Bagi Faisal Basri yang maju dari jalur independen, menjadi sesuatu hal yang aneh ketika dirinya sebagai calon pemimpin tidak boleh melakukan pendekatan kepada rakyatnya, apalagi masa kampanye resmi yang ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi DKI Jakarta hanya berlangsung dua minggu.
"Kalau kami menyapa warga dan memperkenalkan diri kepada warga, sepanjang lima tahun juga nggak apa-apa, masa nggak boleh. Tapi jangan pakai poster, spanduk di mana-mana; mengganggu ketertiban umum. Kalau tanpa begitu, incumbent melulu dong yang menang," ujarnya saat ditemui di sela-sela temu warga Gang Warung Jengkol, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa (8/5/2012).
Menorehkan sejarah baru
Faizal mengatakan, jalur politik independen yang dipilihnya perlu diperkenalkan kepada masyarakat,bahwa partisipasi politik tidak melulu terkungkung oleh jeruji partai politik. Masyarakat harus bisa menentukan sendiri nasibnya tanpa harus dikooptasi oleh kepentingan partai politik.
"Kami ingin menorehkan sejarah baru, kami ingin menawarkan cara berpolitik yang baru, cara mengelola kota yang baru, yang mendekatkan warga dengan perencanaan itu sendiri," katanya.
Pria yang kerap menggunakan sepatu sendal dalam aktivitasnya ini juga tidak setuju dengan calon yang hanya melanjutkan program yang sudah ada bahwa program-progam terdahulu dianggap bagus dan akan dilanjutkan jika mereka terpilih menjadi gubernur, khususnya bagi partisipasi warga dalam pengambil kebijakan.
"Menurut saya, banyak yang harus diluruskan dari yang bengkok-bengkok di rencana itu, seperti warga ini, mereka tidak pernah diikutsertakan dalam proses pembangunan," kata pakar ekonomi UI itu.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang