Ambon

Soal UN Tertukar, DPRD Kecam Panitia

Kompas.com - 09/05/2012, 12:24 WIB

AMBON, KOMPAS.com - DPRD Kota Ambon mengecam Panitia Ujian Nasional (UN) tingkat Sekolah Dasar (SD), Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan Sekolah Luar Biasa (LSB), menyusul tertukarnya soal UN yang terjadi di sejumlah sekolah di Ambon.

Panitia UN diduga melakukan kesalahan dalam pendistribusian bahan ujian yang menyebabkan tertukarnya soal UN. Tak hanya itu, lembaran jawaban UN juga mengalami kekurangan di sejumlah sekolah di Ambon.

“Sepertinya hal seperti ini tidak harus terjadi, jika panitia lebih teliti. Kalau seperti ini nantinya akan mempengaruhi konsentrasi siswa saat ujian,” kata Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Ambon, Rofiq Akbar Afifudin  di Kantor DPRD Kota Ambon, Rabu (9/5/2012).

Rofiq menyatakan, sistem UN baik di tingkat SMU, SLTP hingga SD dan sederajat sudah terprogram dengan baik, sehingga jika ada kesalahan di lapangan maka hal tersebut merupakan kesalahan panitia. Ia juga mengungkapkan, terjadinya kekurangan lembaran jawaban dan tertukarnya soal UN dapat mempengaruhi pelaksanaan UN itu sendiri.

“Kami sangat menyayangkan adanya kejadian seperti ini. Mestinya panitia tidak ceroboh dalam mendistribusikan lembaran UN. Banyak siswa dan guru yang mengeluh atas kejadian ini,” ungkapnya.

Rofiq meminta, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku segera mengevaluasi panitia UN. ”Kalau sampai terjadi sesuatu, Gubernur harus mengevaluasi panitia UN,” cetusnya.

Kepala Dinas Pendidikan Nasional Kota Ambon, Benny Kainama membenarkan terjadinya terjadinya kesalah pada distribusi UN di beberapa sekolah, sehingga mengakibatkan tertukarnya lembaran UN, dan adanya kekurangan pada lembaran jawaban.

Benny mengakui, ada sejumlah sekolah menggelar UN pada hari pertama yang seharusnya memperoleh soal mata pelajaran Bahasa Indonesia malah mendapat soal mata pelajaran Matematika. “Memang di sejumlah sekolah, ternyata memperoleh soal ujian matematika yang belum diujiankan pada hari pertama,” kata Benny.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau