JAKARTA, KOMPAS.com — Tim nasional Indonesia berencana untuk menambah laga uji coba jelang turnamen Al-Nakbah yang akan digelar di Palestina, 13-23 Mei mendatang. Laga uji coba ditambah karena keberangkatan timnas ke Palestina diundur dari 11 Mei ke tanggal 14 Mei.
Saat dihubungi wartawan di Jakarta, Rabu (9/5/2012), Manajer Timnas, Ramadhan Pohan, mengungkapkan, Irfan Bachdim dan kawan-kawan dijadwalkan melakoni laga uji coba tambahan melawan Persiba Bantul, 11 Mei mendatang.
"Kalau kita berangkat tanggal 11, pemain akan terlalu lama di sana (Palestina). Jadi waktu yang ada akan kita mamfaatkan dengan uji coba melawan Persiba Bantul tanggal 11 (Mei) di Bantul. Letaknya juga kan tidak terlalu jauh dari pelatnas di Yogyakarta," ujar Ramadhan.
Sebelumnya, timnas sudah menjalani dua laga uji coba, yaitu melawan PPSM Magelang, 3 Mei lalu, dan Universitas Negeri Yogyakarta, Rabu (9/5/2012). Saat melawan PPSM, mereka menang 8-0. Sementara itu, uji coba melawan UNY tengah berlangsung.
Ramadhan mengatakan, hingga sejauh ini timnas terus menjalani pelatihan intensif dalam pelatnas yang sudah digelar di Yogyakarta semenjak 19 April lalu. Politisi Partai Demokrat ini mengaku terus melakukan komunikasi dengan Pelatih Nil Maizar dan Asisten Fabio de Oliviera untuk menghadapi turnamen di Palestina tersebut.
"Jadi, semua tergantung Coach Nil Maizar dan Fabio. Saya tidak terlalu mau mencampuri masalah teknis karena itu sudah dipegang Coach. Tetapi feeling saya, karena sekarang pemain sudah cukup, semua akan diberikan kesempatan untuk memainkan posisinya masing-masing," katanya.
Dalam turnamen tersebut, Indonesia bergabung di Grup B bersama Irak, Uzbekistan, dan Kurdistan.
Adapun Grup A dihuni oleh tuan rumah Palestina, Vietnam, Pakistan, dan Sri Lanka; sedangkan Grup C terdiri dari Tunisia, Jordania, dan Mauritania.