Penerimaan akpol

Pendaftar Akpol di Polda Metro Sudah 516 Orang

Kompas.com - 10/05/2012, 09:56 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com- Hingga Kamis (9/5/2012) pagi, lulusan SLTA yang mendaftar ingin masuk Akademi Kepolisian melalui Biro SDM Polda Metro Jaya sudah mencapai 516 orang. Padahal kuota Polda Metro Jaya untuk meloloskan pemuda dari wilayah hukumnya ke akademi di Semarang, Jawa Tengah itu, hanya 26 orang.

"Pembukaan pendaftarannya akan berakhir 21 Mei 2012. Mereka yang nantinya lolos seleksi administrasi, harus mengikuti tes-tes berikutnya. Tes pertama adalah tes kesehatan fisik dan mental pada 25 Mei," kata Kepala Subbidang Penerangan Masyarakat Bidang Humas Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Mahbub, Kamis pagi.

Ia menambahkan, Akademi Kepolisian adalah pendidikan pembentukan warga sipil menjadi perwira pertama Polri, yang memiliki sikap dan pengetahuan keterampilan teknis operasional kepolisian, serta kemampuan manajerial yang dibutuhkan sebagai anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Yakni, anggota Polri abdi negara dan masyarakat yang profesional, bermoral, dan modern, serta memiliki watak yang menjunjung tinggi kebenaran, keadilan, dan kejujuran. Yang semua itu, harus berpedoman kepada moral dan Kode Etik Kepolisian, profesional dalam melaksanakan tugas kepolisian, dan memangku jabatan sebagai unsur pimpinan.

Lulusannya juga harus mampu menjadi lini terdepan yang memiliki wawasan akademik, serta menghormati, dan menjujung tinggi hak azasi manusia.

"Lulusan SLTA yang berminat dapat mendaftar secara online melalui website Polri dengan alamat http://www.penerimaan.polri.go.id. 

Syarat umumnya antara lain usia minimal 17 tahun maksimal 21 tahun dan tidak pernah melakukan kejahatan. Persyaratan lain antara lain HUAN (Hasil Ujian Akhir Nasional) minimal tujuh untuk jurusan IPA dan 7,25 untuk jurusan IPS," jelas Mahbub.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau