Rian "dMasiv": Kamar Tidur, Tempat Favorit

Kompas.com - 10/05/2012, 15:54 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com -- Rian, vokalis d'Masiv, merupakan pencipta lagu paling produktif dalam bandnya. Pria kelahiran Yogyakarta, 17 November 1986, ini memiliki tempat favorit untuk merangkai kata dan nada, yaitu di kamar tidurnya sendiri.

"Di kamar, tempat favotrit. Tempat kreatif memang di kamar. Banyak lagu tercipta di kamar," aku Rian ketika berkunjung ke kantor Redaksi Kompas.com, Jakarta, Selasa (8/5/2012).

Di kamar tidur Rian banyak CD dan piringan hitam yang membantunya menemukan inspirasi. Poster-poster di dinding kamarnya juga memicu semangatnya untuk mencipta lagu yang bisa dikenang dalam waktu yang lama.

Selain itu, pengalaman pribadi merupakan sumber inspirasi utama untuk mencipta lagu. "Kebanyakan pengalaman pribadi yang dirasain saat sedih, suka sama orang. Apa pun perasaan, bisa dibuat menjadi sebuah lagu," ujar pencipta lagu "Natural" dalam album baru d'Masiv, Persiapan, ini.

Begitu Rian sudah asyik bermain dengan kata dan nada untuk melahirkan lagu baru, pesawat televisi yang ada di kamar tidurnya pun dibiarkannya. "TV aja enggak pernah ditonton, paling dengerin piringan hitam. Di kamar, kalau nadanya datang, langsung bikin. Kalau enggak direkam, biasanya di HP, takutnya lupa," ceritanya lagi.

Di luar rumah, pada waktu senggang pria bernama lengkap Rian Ekky Pradipta ini pun jarang membuang waktu. Ia lebih suka bergabung bersama para senior di bidang musik yang bisa memberinya banyak masukan.

 pengalaman pribadi merupakan sumber inspirasi utama untuk mencipta lagu. "Kebanyakan pengalaman pribadi yang dirasain saat sedih, suka sama orang. Apa pun perasaan, bisa dibuat menjadi sebuah lagu," ujar pencipta lagu "Natural" dalam album baru d'Masiv, Persiapan, ini.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau