JAKARTA, KOMPAS.com - Satu hari menjelang penetapan calon gubernur DKI Jakarta oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD), masing-masing bakal kandidat mengungkapkan optimismenya untuk lolos, terutama bagi calon dari jalur independen. Saat berkunjung ke redaksi Kompas.com, Kamis (10/5/2012), ekonom asal Universitas Indonesia Faisal Basri mengungkapkan pengalamannya mulai dari verifikasi tahap pertama hingga tahap dua yang diakhiri dengan masa penetapan, besok.
"Banyak yang mempertanyakan kok hasil kami bagus, dalam sebulan bisa dapat 400 ribu KTP. Mereka nggak liat movementnya, justru kita dihantam habis itu membuat kami luar biasa bergairah lagi," ujarnya.
Pernyataan tersebut terkait dengan verifikasi tahap pertama yang memiliki hasil buruk. Dari dukungan yang diberikan sebanyak 422.938, hanya lolos 206.354, sementara peraturan KPUD mengharuskan mendapat dukungan minimal sebanyak 407.340. Ia mengungkapkan pihaknya belajar banyak dari verifikasi tahap pertama tersebut.
"Terbukti, ada yang 100 persen, 80 persen. Yang paling dapat tekanan itu wilayah utara. Tapi kalkulasi kita paling kita bisa mendapatkan 260 ribu," lanjutnya.
Ia menegaskan optimistis dalam perjuangan bersama tokoh Betawi, Biem Benjamin, untuk menjadi pemimpin ibukota. Apapun kendala yang dihadapi tidak bisa lagi menjadi penghalang bagi pria asal Padang, Sumatera Barat, tersebut.
"Kita sudah kerja keras, pasang rambu-rambu, tim relawan di lapangan sudah melakukan upaya-upaya maksimal, sehingga kita optimistis menghadapi pengumuman besok," lanjutnya.
Dalam kunjungan selama kurang lebih dua jam ke redaksi Kompas.com, Faisal datang bersama wakilnya, Biem Benjamin serta lima orang staf pribadinya. Ia berharap warga Jakarta mampu jeli dalam Pilkada kali ini, mampu menjadi bagian dari sejarah baru bagi jalur politik independen yang terbebas dari kepentingan politik manapun.
"Karena hampir semua dari mereka dikecewakan oleh politisi, ngasih sembako kalau butuh aja. Sekarang muncul lah kesadaran, mangkanya nih gue seneng nih independen nih nggak seperti partai nih," ujar Faisal mencontohkan pernyataan warga terhadap dirinya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang