Venky's Bantah Jual Blackburn

Kompas.com - 10/05/2012, 23:38 WIB

BLACKBURN, KOMPAS.com — Pemilik Blackburn Rovers dari India, Venky's, membantah telah menjual klubnya setelah didegradasi dari Premier League.

Kekalahan 0-1 dari sang tamu Wigan Athletic, Senin (7/5/2012), mengakhiri petualangan "The Rovers" selama 11 tahun di Premier League. Fans gerah dan melancarkan protes. Mulai dari menginvasi lapangan hingga melemparkan ayam betina. Intinya, Pelatih Steve Kean plus pemilik klub harus segera angkat kaki dari Ewood Park.

"Perusahaan itu milik kami dan tak ada masalah di dalamnya," sebut Venkatesh Rao, co-owner Venky's, yang dikutip Times of India.

Sementara itu, seorang ahli keuangan, MP Jack Straw, ingin melakukan penyelidikan terhadap proses akuisisi Blackburn yang dilakukan Venky's.

"Inti jiwa Premier League mengacuhkan tanggung jawab terhadap apa yang disebut uji 'kelayakan pihak'. Tes itu hanya jadi bahan tertawaan dan setiap orang bisnis paham hal tersebut. Tes itu tak ada jangka waktu percobaan bagi pemilik baru, tak ada evaluasi untuk kompetensi manajerial, dan tak diungkapkan sejauh mana peran agen-agen di dalamnya," tulis Straw dalam kolomnya di Lancashire Telegraph.

Masih dari Straw, Premier League adalah puncak investigasi yang harus dilaksanakan untuk model bisnis yang dipakai Venky's terkait proses pembelian dan berapa uang yang beredar di dalamnya.

"Saya tak percaya bisnis peternakan keluarga India itu memiliki ide soal keuangan dan memikirkan risiko reputasinya setelah pengambilalihan klub. Mengapa mereka tak diperingatkan sebelumnya?" lanjut Straw.

Blackburn malah melepas Direktur Utama Paul Hun. Namun, Rao membantah pemecatan itu adalah buntut dari bocornya surat PHK yang akan diberikannya kepada Kean.

"Beberapa staf harus pergi dan kami harus mengucurkan dana baru. Itu saja," cetus juru bicara klub itu.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau