Inzaghi Belum Mau "Lempar Handuk"

Kompas.com - 11/05/2012, 03:41 WIB

MILAN, KOMPAS.com Meski sudah terhitung gaek, penyerang AC Milan, Filippo Inzaghi, dinilai masih kuat, mampu, dan memiliki kualitas tersendiri sebagai pesepak bola. Yang menilai adalah adiknya sendiri, Simeone Inzaghi.

Performa Inzaghi, yang akan berusia 39 tahun musim depan itu, menurun. Ia pun kalah bersaing dengan penyerang Milan lainnya. Masuk akal karena ia bersaing dengan attacante yang lebih muda, seperti Zlatan Ibrahimovic, Robinho, dan Kevin Prince Boateng. Praktis, sepanjang musim ini mantan pemain Juventus tersebut tak pernah diturunkan sebagai starter oleh Pelatih Massimilliano Allegri.

"Pippo (sapaan Inzaghi) telah membuat sejarah bersama Milan. Jika dia pergi, tentu akan sangat emosional. Kondisi fisik Pippo masih kuat dan aku tahu dia masih dapat bermain 1-2 tahun lagi," ujar Simeone seperti dilansir Football Italia.

Simeone bilang kakaknya ingin untuk terus merumput dalam beberapa tahun ke depan. Setelah itu, kata Simeone, Inzaghi akan menjadi pelatih.

"Dia memang belum memutuskan kapan kariernya akan diakhiri. Pippo selalu berambisi untuk terus bermain dalam sebuah laga," kata Simeone.

"Dia senang bermain bersama Milan, klub di mana ia telah meraih segalanya. Mungkin ini saatnya klub dan fans memahaminya," tutupnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau