MILAN, KOMPAS.com — Meski sudah terhitung gaek, penyerang AC Milan, Filippo Inzaghi, dinilai masih kuat, mampu, dan memiliki kualitas tersendiri sebagai pesepak bola. Yang menilai adalah adiknya sendiri, Simeone Inzaghi.
Performa Inzaghi, yang akan berusia 39 tahun musim depan itu, menurun. Ia pun kalah bersaing dengan penyerang Milan lainnya. Masuk akal karena ia bersaing dengan attacante yang lebih muda, seperti Zlatan Ibrahimovic, Robinho, dan Kevin Prince Boateng. Praktis, sepanjang musim ini mantan pemain Juventus tersebut tak pernah diturunkan sebagai starter oleh Pelatih Massimilliano Allegri.
"Pippo (sapaan Inzaghi) telah membuat sejarah bersama Milan. Jika dia pergi, tentu akan sangat emosional. Kondisi fisik Pippo masih kuat dan aku tahu dia masih dapat bermain 1-2 tahun lagi," ujar Simeone seperti dilansir Football Italia.
Simeone bilang kakaknya ingin untuk terus merumput dalam beberapa tahun ke depan. Setelah itu, kata Simeone, Inzaghi akan menjadi pelatih.
"Dia memang belum memutuskan kapan kariernya akan diakhiri. Pippo selalu berambisi untuk terus bermain dalam sebuah laga," kata Simeone.
"Dia senang bermain bersama Milan, klub di mana ia telah meraih segalanya. Mungkin ini saatnya klub dan fans memahaminya," tutupnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang