Kecelakaan pesawat

RS Polri Siap Identifikasi Jenazah Korban Sukhoi

Kompas.com - 11/05/2012, 11:49 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Rumah Sakit Bhayangkara TK I Raden Said Sukanto Polri, Kramat Jati, Jumat (11/5/2012) pukul 10.00 WIB telah mengadakan konferensi pers kepada wartawan. Konferensi pers menyampaikan tentang persiapan pelaksanaan identifikasi jenazah korban kecelakaan pesawat Shukoi Superjet100 di Gunung Salak, Cidahu, Bogor.

Kepala RS Bhayangkara TK I Raden Said Sukanto Polri, Dr Agus Prayitno, Sp THT, DFM, Mars. menyampaikan bahwa beberapa waktu yang lalu telah diadakan briefing mengenai persiapan pelaksanaan identifikasi.

"Kami telah menyiapkan untuk pelaksanaan identifikasi. Di antaranya enam meja otopsi untuk spesialis forensik, odontopologi, finger pint, dan administrasi," kata Agus.

Dalam kesempatan yang sama, Agus juga menyampaikan proses identifikasi kepada jenazah. Nantinya semua jenazah akan dikumpulkan di RS Polri, kemudian dipisahkan dalam ras, jenis kelamin, usia. Hingga saat ini, pihak rumah sakit belum meneima kabar terbaru dari lapangan. Namun Agus menyampaikan, timnya juga berada di sana dan tetap berkoordinasi dengan pihak rumah sakit.

Sebelumnya diberitakan, kecelakaan telah menimpa pesawat Sukhoi Superjet100 di Gunung Salak, Bogor, Rabu siang lalu. Hingga saat ini, proses evakuasi korban masih diupayakan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau