JAKARTA, KOMPAS.com - Tim nasional Indonesia akan kembali menjalani laga uji coba terakhir menjelang turnamen Al-Nakbah yang akan diselenggarakan di Palestina pada 13 hingga 23 Mei, Jumat (11/5/2012). Kali ini, lawan yang akan menjadi lawan pasukan "Merah Putih" adalah Persiba Bantul.
Asisten pelatih timnas, Fabio de Oliviera mengatakan dalam laga tersebut dirinya akan memaksimalkan pemain yang kini sudah mengikuti pelatihan timnas di Yogyakarta sejak 19 April lalu. Maklum saja, hingga kini beberapa pemain yang dipanggil timnas belum semuanya hadir dalam pelatnas tersebut.
"Kita akan memaksimalkan pemain yang ada. Tetapi kalau kiper mungkin tidak semua," ujar Fabio.
Meski demikian, Fabio belum dapat memastikan siapa-siapa saja yang akan dimainkan dalam laga tersebut. Menurut Fabio, dirinya akan lebih dulu berkomunikasi untuk menentukan pemain-pemain yang kondisinya fit. Semenjak laga uji coba terakhir melawan UNY, pemain yang terdaftar cedera adalah Samsul Arief Munif.
"Jadi, nanti kita akan lihat pemain yang ada dan yang siap. Kita tidak ingin terlalu berharap ke pemain yang belum datang. Karena itu, kita akan maksimalkan pemain yang ada dalam laga nanti," kata Fabio.
Salah satu penggawa timnas, Yoshua Pahabol, mengatakan dirinya siap untuk menjalani laga tersebut. Dia mengungkapkan timnas tidak akan menargetkan apa-apa, karena lebih mementingkan pengalaman bertanding sejumlah pemain muda.
"Jadi lebih ke pengalaman bertanding saja, terlalu dini membicarakan target. Saya sendiri siap jika diberi kesempatan pelatih dan akan memberikan penampilan maksimal dalam laga nanti," kata Pahabol.
Sejauh ini timnas besutan Nil Maizar itu sudah menjalani dua laga uji coba. Pada kesempatan pertama, timnas berhasil mengalahkan PPSM Magelang 8-0. Setelah itu, Irfan Bachdim dan kawan-kawan kembali sukses melumat tim UNY dengan skor telak 6-0.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang