Ferguson: Andai City "Terpeleset"

Kompas.com - 11/05/2012, 22:43 WIB

MANCHESTER, KOMPAS.com — Sir Alex Ferguson berharap sesuatu yang bodoh terjadi di partai terakhir Premier League, Minggu (13/5/2012). Bos Manchester United itu ingin Manchester City "terpeleset".

City akan menjamu Queens Park Rangers dan harus menyamai hasil MU yang bertandang ke Sunderland. Poin kedua klub sama 86, tetapi "The Citizens" unggul delapan gol. Fergie sepertinya sudah pasrah dan setengah pesimistis timnya bisa menang lebih dari delapan gol di Stadium of Light, Sunderland.

"Kami akan berikan permainan terbaik kami dan berharap sesuatu yang bodoh terjadi untuk City," sebut manajer dari Skotlandia itu.

"Bagus untuk bersikap netral dan itu fantastis bagi media, tapi sebuah hal menyakitkan bagi kedua klub. Beban ada pada City, mereka harus menang dan itu tantangannya," lanjut Fergie.

Pria bernama lengkap Sir Alexander Chapman Ferguson itu menambahkan, kekecewaan karena kalah akan luar biasa menyakitkan. Tak terkatakan.

Fergie juga mengkritik Mark Hughes yang meninggalkan kubu "Manchester Biru" saat paruh musim 2009/10.

"Cara Hughes diberhentikan sangat menyakitkan. Itu rahasia umum. Saya pikir istrinya lebih tahu pemecatan itu ketimbang dia. Semuanya terkejut, tapi saya pikir itu tak berpengaruh banyak pada dirinya. Kalau Anda menganalisis Mark Hughes sebagai pemain dan pelatih, semua tim itu ibarat jadi cermin baginya," ucap Fergie.

Ia ingin Hughes—yang kini menukangi QPR, tim terakhir yang harus dikalahkan MU, Minggu nanti— meniru apa yang dilakukannya ketika membesut Aberdeen.

"Anda tahu yang terjadi 29 tahun lalu? Saya membawa tim tak terkenal, Aberdeen, mengalahkan Real Madrid di final Eropa," tukas Fergie.

Sebelas pemain, semuanya jebolan lokal, dan yang tertua berusia 27 tahun, tambahnya.

"Itulah tantangan bagi QPR. Mereka harus menyamai (prestasi) Aberdeen," kenang Fergie.

Motivasinya yang semestinya melecut semangat tempur "The Hoops" untuk mengantongi kemenangan di City of Manchester. Begitukah, Fergie?

 

Sumber: BBC

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau