Polda Metro Siap Kawal Korban Kecelakaan Sukhoi

Kompas.com - 12/05/2012, 08:22 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com -- Polda Metro Jaya siap mengawal kendaraan pengangkut korban kecelakaan pesawat Sukhoi Superjet 100, bukan saja dari Bogor ke rumah sakit identifikasi, tetapi juga dari rumah sakit ke ke rumah duka atau pemakaman.

"Kami sudah siap. Koordinasi sudah dilakukan dengan Polda Jawa Barat, dan tentu saja dengan Kepala Korps Lalu Lintas Polri. Jadi, tidak akan ada masalah jika nanti diputuskan evakuasi korban dari Cihideng, Bogor, ke Rumah Sakit Polri di Jakarta Timur, melalui jalan darat. Kami siap mengawal," kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Dwi Sigit Nurmantyas, Jumat (11/5/2012) malam.

Ia mengungkapkan, pada beberapa titik stategis di wilayah Polda Metro Jaya sudah ditempatkan personel dan kendaraan patroli dari direktoratnya. "Untuk yang di wilayah Polda Jawa Barat, dilakukan oleh personel dari Polres Sukabumi, Polres Bogor Kota, dan Polres Bogor Kabupaten. Yang di wilayah Tol Jagorawi, diisi personel PJR dari Korps Lalu Lintas Polri," tuturnya.

Dwi mengatakan, kesiapan direktorat atau korps lalu lintas, juga untuk mengawal dan melancarkan perjalanan kendaraan mengangkut korban kecelakaan pesawat dari RS Polri ke rumah duka atau pemakaman, termasuk kalau rumah duka berada di luar Jakarta.

"Kami pasti siap. Namun demikian, keputusan apakah korban dievakuasi ke Jakarta melalui jalan darat atau udara, berada pada Basarnas. Kalau diputuskan jalan darat, kami sudah siap dengan pengawalan dan upaya pelancaran arus lalu lintasnya," tegas Dwi.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau