LIVERPOOL, KOMPAS.com - Penampilan kurang impresif Liverpool di Premier League musim ini berdampak kepada sejumlah penggawanya. Salah satu bek adalan "The Reds", Martin Skrtel, dikabarkan gerah dan ingin meninggalkan klubnya karena performanya mengecewakan musim ini.
Seperti dilansir Mirror Football, salah satu kekecewaan Skrtel karena Liverpool gagal tampil di Liga Champions musim depan. Kini, tim asuhan Kenny Dalglish tersebut berada di posisi kedelapan dengan 52 poin atau tertinggal 14 angka dari Tottenham Hostpur di peringkat empat atau zona terakhir Liga Champions.
Kekecewaan lainnya adalah, Liverpool dinilai gagal memanfaatkan sejumlah pemain yang didatangkan. Maklum saja, semenjak diambil alih perusahaan Fenway Sports Group (FSG) milik Henry dan Werner pada 2010 lalu, Liverpool setidaknya sudah menghabiskan lebih dari 100 juta poundsterling (sekitar Rp 1,4 triliun) untuk belanja pemain.
Pada pertengahan musim ini setidaknya ada tujuh pemain yang berlabuh ke Stadion Anfield, di antaranya Luis Suarez, Andy Carroll, Stewart Downing, Jordan Henderson, Craig Bellamy, Alexander Doni, dan Charlie Adam. Namun, kedatangan mereka dinilai tidak terlalu membantu performa Liverpool di Premier League.
Musim depan, satu-satunya kompetisi Eropa yang diikuti Liverpool adalah Liga Europa. Kesempatan itu didapat Skrtel dan kawan-kawan, setelah berhasil meraih Piala Carling dengan mengalahkan Cardiff City melalui adu penalti di Wembley, Februari lalu.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang