Penonton "Ngamuk" Setelah Persipura Kalah

Kompas.com - 13/05/2012, 21:17 WIB

JAYAPURA, KOMPAS.com - Penonton dan suporter Persipura rusuh dan bentrok dengan aparat keamanan di lapangan Mandala Jayapura, setelah tim berjuluk "Mutiara Hitam" tersebut kalah dengan skor tipis 0-1 dari Persija Jakarta, Minggu (13/5/2012).

Aparat keamanan dari kepolisian setempat mencoba mengevakuasi sejumlah pemain tamu Persija Jakarta ke ruang ganti pemain, tetapi dilempari botol bekas minuman mineral oleh sekelompok suporter di tribun Liverpool. Merasa terpojok, aparat keamanan mencoba menembakkan gas air mata ke arah kelompok yang berada di tribun Liverpool. Sejumlah penonton yang ikut terjebak mencoba melompat dari tribun tersebut.

Wali Kota Jayapura, Benhur Tomy Mano yang juga Ketua Umum Persipura Jayapura yang saat itu berada di Stadion Mandala langsung meminta aparat keamanan dan kelompok suporter untuk tidak saling lempar dan tembak gas air mata. "Kejadian ini sangat disesalkan, kenapa bisa terjadi," kata Mano seperti dilansir Antara.

Dia mengakui jika sekelompok penonton ataupun suporter melakukan pelemparan karena terbawa emosi dengan jalanya pertandingan, apalagi tim kesayangan mereka Persipura Jayapura kalah tipis 0-1 dari tamunya Persija. "Ini 'kan mereka (penonton dan suporter) melampiaskan kemarahan, nanti juga redam sendiri dan bubar. Tadi, sewaktu saya bicara, mereka diam tidak lakukan pelemparan. Kasihan dengan penonton kita yang terdiri dari anak-anak kecil juga," jelas Mano. (ANT)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau