Frank Williams, bos tim Williams, tersenyum gembira di atas kursi rodanya saat Maldonado berhasil menjauh dari kejaran Fernando Alonso dan melintasi garis finis di urutan pertama. Kemenangan ini sudah sangat dirindukannya karena tim Williams terakhir kali merayakan kemenangan adalah saat Juan Pablo Montoya menjuarai seri F1 terakhir musim 2004 di Brasil.
”Hari ini sangat luar biasa bagi saya dan tim. Saya selalu berusaha keras sejak tahun lalu, seri demi seri, dan baru kali ini dapat menang,” kata Maldonado.
Pertanda kemenangan Maldonado terlihat seusai babak kualifikasi. Pebalap tim McLaren, Lewis Hamilton, yang seharusnya start terdepan, dihukum karena gagal masuk pit usai babak kualifikasi karena kehabisan bahan bakar. Maldonado berhak start terdepan karena hukuman itu.
Di awal lomba, Maldonado memepet Alonso yang start di posisi kedua. Namun, pebalap tuan rumah itu berhasil masuk ke tikungan pertama lebih dulu dan terus memimpin di depan. Maldonado tidak terburu-buru menyalip dan memilih membuntuti mantan juara dunia itu.
Di putaran ke-45, pebalap tim Lotus, Kimi Raikkonen, berhasil merebut tempat terdepan saat Alonso masuk ke pit. Namun, Maldonado yang masuk pit terlebih dulu di putaran ke-42 berhasil menyalip Raikkonen di putaran ke-47 dengan menggunakan sistem pengurang hambatan atau DRS di lintasan lurus.
Alonso yang berada di posisi ketiga usai keluar dari pit berusaha merebut kembali posisi pimpinan lomba.
Tim Williams menginstruksikan Maldonado untuk menghemat ban karena dia tidak akan masuk pit agar tetap di depan. Alonso tiga kali menggunakan DRS untuk menyalip Maldonado tetapi selalu gagal.
Maldonado akhirnya menjadi juara dan diikuti Alonso, Raikkonen, Romain Grosjean, dan Kamui Kobayashi di urutan kedua sampai kelima. Dengan hasil itu, Alonso mengumpulkan 61 poin dan menyamai Vettel di puncak klasemen.