PURWAKARTA, KOMPAS.com- Konsumen dan pedagang pengecer gas elpiji kemasan 3 kilogram di Purwakarta, Jawa Barat, berebut, seiring berkurangnya pasokan beberapa pekan terakhir. Selain berkurang, harga jualnya juga naik.
Rusman, pembeli asal Kelurahan Cipaisan, Kecamatan Purwakarta, Senin (14/5/2012), mengaku telah mendatangi tiga pengecer di Cipaisan. Namun, belum satu tabung pun dia dapat. "Saya butuh tiga, tapi belum dapat juga," ujarnya.
Menurut Rusman, selain langka, harga elpiji kemasan 3 kilogram juga naik dari Rp 15.000 menjadi Rp 17.000 per tabung. Di beberapa kios, pengecer bahkan ada yang menjual hingga Rp 20.000 per tabung.
Satu truk yang memasok elpiji 3 kilogram, mendadak "diserbu" pengecer dan pembeli yang sudah menunggu di sebuah pangkalan di Jalan Taman Pahlawan Purwakarta. Pengelola pangkalan mengaku telah mendapat pesanan dari pedagang warung dan pengecer hingga 300 tabung. Namun, jatah yang diberikan hanya 150 tabung.
"Karena pasokan ke kami dikurangi, jatah ke pedagang pengecer juga dikurangi, yang penting semua kebagian. Yang biasa memesan 8-10 tabung kini hanya dikasih 5-6 tabung," kata Rizki, pekerja di pangkalan gas elpiji itu.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang