Ini Strategi Dirut Baru Merpati

Kompas.com - 14/05/2012, 15:41 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisaris Utama PT Merpati Nusantara Airline (MNA) Persero Rudy Setyopurnomo sudah secara resmi dilantik menjadi Pejabat Sementara (Pjs) Direktur Utama MNA. Ini sejumlah strategi yang akan dilakukannya segera. "Saya punya visi untuk membawa Merpati menjadi perusahaan yang baik dan bisa mengelola rute di seluruh Indonesia," kata Rudy di kantor Kementerian BUMN Jakarta, Senin (14/5/2012).

Berikut sejumlah program yang akan dilakukan oleh Rudy untuk membawa Merpati menjadi perusahaan yang untung:
1. Membereskan reservasi tiket dan marketing Merpati
2. Meningkatkan lisensi Merpati dari Eropa
3. Penundaan pembelian pesawat untuk semua jenis karena dianggap tingkat isian penumpang masih kurang dari 80 persen
4. Fokus perbaikan rute. Rute yang tidak menguntungkan akan direstrukturisasi. Merpati juga akan menjadi feeder dari maskapai Garuda Indonesia
5. Fokus pelayanan penumpang, bagaimana memanjakan penumpang agar mau memakai layanan Merpati. Khususnya perbaikan waktu penerbangan
6. Penataan direksi.

Besok, menurutnya akan dilakukan psikotes untuk pejabat eselon 1-3 Dengan visi tersebut, Rudy yakin Merpati akan menjadi maskapai yang menguntungkan dan menjadi perusahaan yang disegani seperti masa keemasannya dulu. "Setidaknya kami targetkan Merpati bisa untung dalam enam bulan ke depan," tambahnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau