Saingi Lumia 610, Samsung Bikin Windows Phone Murah

Kompas.com - 15/05/2012, 10:04 WIB

KOMPAS.com — Samsung tak ingin ketinggalan dari Nokia dalam mengadopsi sistem operasi Windows Phone dari Microsoft.

Pada Jumat (11/5/2012) Samsung resmi meluncurkan Omnia M yang berjalan dengan Windows Phone 7.5 Refresh (Tango).

Jika dilihat dari pembekalan spesifikasi,  Omnia M tampaknya memang dirancang untuk menantang Nokia Lumia 610. Keduanya sama-sama menggunakan Tango dan ditujukan untuk pasar low-end.

Dapur pacu Omnia M ditopang oleh prosesor 1GHz, RAM 384MB, dan memori internal 4GB. Sementara itu Lumia 610 menggunakan prosesor 800MHz, RAM 256MB, dan memori internal 8GB.

Keduanya sama-sama memiliki kamera 5MP. Namun, Omnia M memiliki layar lebih besar, yakni 4 inci, sementara Lumia 610 berlayar 3,7 inci.

Di Indonesia sendiri, Nokia membanderol Lumia 610 dengan harga Rp 2.250.000. Samsung diprediksi tidak akan mematok harga Omnia M jauh dari angka tersebut.

Meski Samsung sudah mulai membuat ponsel berbasis Windows Phone,  pabrikan asal Korea Selatan ini masih terfokus pada Android.

"Secara strategis, Android adalah tempat di mana Samsung menempatkan fokusnya. Akan tetapi, perusahaan ini tidak bisa bergantung seterusnya dengan Android," kata analis utama Gartner, Roberta Cozza.

Sementara itu Nokia menaruh harapan besar pada Windows Phone untuk mengembalikan kejayaannya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau