48 Korban Bentrok Ambon Dirawat di RS

Kompas.com - 15/05/2012, 11:13 WIB

AMBON, KOMPAS.com - Puluhan korban bentrok antarwarga di Ambon, Selasa (15/5/2012) dirawat di sejumlah rumah sakit yang ada di Kota Ambon. Berdasarkan data yang dihimpun dari sejumlah RS di Kota Ambon tercatat, sebanyak 48 korban bentrok saat ini tengah mendapatkan perawatan medis.

Puluhan korban yang saat ini dirawat tersebar di empat RS yang ada di Kota Ambon yakni, 23 orang di Rumah Sakit Umum Dr Haulussy, 11 orang di Rumah Sakita Bhakti Rahayu, 7 orang di RS Gereja Prtestan Maluku (GPM), dan 7 korban lagi di rawat di RSU Alfatah Ambon.

Kebanyakan korban mengalami luka lemparan batu. Namun ada sebagian korban mengalami luka akibat serpihan bom dan dirawat intensif di RSU Dr Haulussy. “Korban yang dirawat di sini kebanyakan karena terkena lemparan batu, jumlah korban disini 11 orang,” kata salah satu petugas kesehatan di RS Bhakti Rahayu yang enggan menyebutkan namanya.

Sementara, salah satu korban luka panah di dada sebelah kiri di rawat di RSU Alfatah Ambon. “Jumlah korban di sini 7 orang, 5 orang terkena lemparan batu, satu tertembak senjata angin, dan satunya lagi karena panah di dada sebelah kiri,” kata petugas kesehatan di RS Alfatah Ambon.

Hingga berita ini diturunkan, kondisi Kota Ambon berangsur mulai kondusif. Namun puluhan aparat TNI Polri masih tetapdisiagakan di kawasan yang sebelumnya terjadi bentrok.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau