Ktt chicago

NATO Undang Pakistan

Kompas.com - 15/05/2012, 21:03 WIB

KOMPAS.com - Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) mengundang Presiden Paksitan Asif Ali Zardari hadir pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) di Chicago pekan depan. Menurut warta AFP pada Selasa (15/5/2012), Islamabad tampak siap mengakhiri enam bulan blokade terhadap pasokan NATO untuk Afganistan.

Perempuan Juru Bicara NATO Oana Lungescu mengatakan Presiden Ali Zardari akan ikut pada hari kedua pertemuan puncak tersebut. Tema pertemuan adalah Afganistan, tempat pasukan tempur koalisi berencana menarik personel paling lambat pada akhir 2014.
   
"Pembicaraan tersebut akan menggarisbawahi komitmen kuat masyarakat internasional bagi rakyat Afganistan dan bagi masa depan negeri itu", kata Lungescu.

"Pakistan bisa memainkan peran penting pada masa depan itu," katanya menambahkan.
   
Komite pertahanan kabinet Pakistan mengadakan pertemuan pada Selasa, yang diikuti oleh pertemuan kabinet pada Rabu.  Banyak pihak menduga pertemuan tersebut akan memutuskan pembukaan kembali jalur pasokan darat NATO ke Afganistan yang ditutup sejak November.
   
"Kami bekerja sama secara erat dengan Pakistan guna memungkinkan pembukaan jalur persinggahan sebab tentu saja ini adalah kepentingan semua orang," kata Lungescu.
   
Ketika ditanya apakah Zardari akan datang ke Chicago, juru bicara presiden Pakistan mengatakan, pada tahap awal,  pihaknya akan menunggu hasil pertemuan komite pertahanan kabinetnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau