Ramainya "Kicau" Tentang Lady Gaga

Kompas.com - 16/05/2012, 14:44 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Munculnya kontroversi tentang kedatangan penyanyi asal Amerika Serikat, Lady Gaga, di Indonesia ternyata juga marak diperbincangkan di jejaring sosial media, khususnya aksi pentasnya yang terancam batal karena tidak mendapatkan izin dari kepolisian. Para pengguna Twitter ramai membicarakan kontroversi ini.

Maraknya pembicaraan di Twitter itu juga berimbas pada munculnya "Lady Gaga" dalam trending topics di Twitter pada pukul 13.00 WIB (16/5/2012) tadi. Pantauan Kompas.com mengenai kicauan para tweep, ada beberapa dukungan terhadap Lady Gaga agar bisa tetap menyambangi Indonesia untuk menggelar konser. Walau demikian, ada juga yang mendukung sikap kepolisian untuk tidak mengizinkan Corporate Legal Big Daddy Entertainment, promotor Lady Gaga, menggelar konser di Indonesia.

"So bad @ladyGaga lady gaga unfortunately canceled concerts in Indonesia, even though I already bought tickets:'"

Demikian salah satu "kicau" di akun @charpinst, yang mengaku telah membeli tiket konser Lady Gaga di Indonesia. Tidak hanya itu, beberapa pengguna Twitter yakin bahwa konser tersebut akan tetap berlangsung di Indonesia.

"Cheers, Indonesia! Lady Gaga's concert goes on!" tulis akun @ZFDFLY. 

Selain itu, ada juga akun lain yang berkicau tentang candaan terhadap konser Lady Gaga yang terancam batal ini.

"Lady gaga ga jd konser di indo...krn ga dpt ijin... Mungkin klo ijinnya utk jd sinden d OVJ bole kalee yak," sebut akun @difiayu.

Seperti diberitakan sebelumnya, pihak Polda Metro Jaya tidak merekomendasi Lady Gaga untuk menggelar konsernya di Jakarta. Penolakan tersebut berdasar pada persoalan sosial budaya. Pihak Polda mengaku mendapat masukan dari berbagai pihak yang menyatakan gaya dan pakaian Lady Gaga tidak mendidik dan tak sesuai dengan budaya bangsa.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau