Piala asia u-22

Jadwal Diundur, Persiapan Timnas U-22 Bisa Lebih Panjang

Kompas.com - 16/05/2012, 17:52 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Pelatih tim nasional U-22, Aji Santoso menyambut baik langkah PSSI yang telah mengajukan penundaan jadwal kualifikasi Grup E Piala Asia U-22 kepada Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC). Dengan adanya penundaan tersebut, menurut Aji, justru dengan adanya penundaan itu, persiapan timnas dapat lebih matang.

Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin Husin di Jakarta, Senin (14/5/2012) sebelumnya mengungkapkan salah satu alasan diajukan penundaan tersebut karena jadwal Kualifikasi Grup E Piala Asia yang akan dijadwalkan pada 23 Juni hingga 3 Juli berbarengan dengan jadwal Piala Eropa. Karena itu, PSSI meminta agar jadwal kualifikasi itu digelar pada 3 hingga 13 Juli mendatang.

"Kami dari pelatih, sebenarnya tidak ada masalah dengan (penundaan) itu. Ya, karena memang kalau berbarengan dengan Piala Eropa gregetnya jadi berkurang. Apalagi kan nanti pertandingan di sana (Polandia-Ukraina) berlangsungnya sore atau malam hari juga," ujar Aji saat dihubungi wartawan di Jakarta, Rabu (16/5/2012).

Aji menambahkan, dengan adanya pengunduran jadwal itu, persiapan timnas U-22 yang saat masih memiliki banyak kendala, bisa dipersiapkan lebih matang. Ia pun menilai, pihaknya akan menggunakan waktu tersebut untuk menjalani sejumlah latihan dan seleksi pemain yang akan dipersiapkan dalam turnamen tersebut.

"Kita bisa mengisi jadwal yang diganti itu dengan program-program lain, seperti latihan, dan seleksi. Jadi dengan adanya penundaan ini akan lebih bagus sebenarnya, karena persiapan kita agak lebih panjang untuk kualifikasi Piala Asia nanti," kata Aji.

Babak kualifikasi Piala Asia U-22 diikuti 41 negara yang dibagi ke dalam tujuh grup di Zona Timur dan Zona Barat. Indonesia sendiri akan menjadi tuan rumah babak kualifikasi Grup E. Menurut situs resmi AFC, 5 laga grup ini akan digelar di Stadion Utama Riau dan Stadion Kaharudin Nasution di Provinsi Riau.

PSSI sendiri mengaku sejumlah stadion itu sudah 98 persen siap digunakan untuk turnamen tersebut. Hanya, beberapa masalah, seperti bagian luar stadion, jalan masuk, tempat parkir masih perlu memerlukan sedikit pembenahan. Sekjen PSSI, Tri Goestoro pun dikabarkan sudah ke Kuala Lumpur untuk mengajukan penundaan tersebut ke AFC.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau