Memori Pahit Grant di Final Liga Champions

Kompas.com - 17/05/2012, 02:24 WIB

BELGRADE, KOMPAS.com - Senang atau tidak Avram Grant adalah pelatih pertama di final Liga Champions sepanjang sejarah Chelsea. Ia mengaku partai puncak 2008 itu adalah momen paling membanggakan dalam kariernya.

Gara-gara John Terry terpeleset saat mengambil sepakan penalti penentu kemenangan, "The Blues" urung juara di Moskow, Rusia.

Grant ditunjuk sebagai pengganti Jose Mourinho yang lengser sebulan sebelum final Liga Champions. Di bawah arahan singkatnya, klub London Barat itu menjadi runner-up Premier League dan kalah di partai puncak Piala Carling dari Tottenham Hotspur.

"Setiap saat Anda mencapai sesuatu, itu adalah puncak dari karier Anda," sebut Grant kepada UEFA.

Kesuksesan Grant sempat jadi bahan olok-olok Mourinho. "The Special One" menyatakan runner-up itu adalah tim yang gagal juara. Kalah adalah pecundang. Dan, runner-up sama saja dengan pecundang lainnya.

Pria berusia 53 tahun saat itu tak ambil pusing dengan pernyataan pedas Mourinho.

"Berkaca dari opini publik, mencapai final Liga Champions bersama tim seperti Chelsea setelah mereka memulai liga dengan penampilan tak bagus dan bermain sepak bola seperti yang kami pertontonkan, itu adalah puncaknya," ujar Grant lagi.

Persamaan Grant dengan Roberto Di Matteo adalah mereka terpilih sebagai pelatih pengganti ketika musim berjalan. Grant maju sebagai pelatih dari posisi sebelumnya sebagai Direktur Sepak Bola Chelsea, sementara Robbie --sapaan Di Matteo-- berstatus asisten Andre Villas-Boas sebelum ditunjuk menggantikannya.

Kini, Grant sudah empat musim menangani Partizan Belgrade. Dan, klub Serbia itu dibawanya menjuarai Liga Serbia, bulan lalu.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau