Jalan Santai di Taman Bisa Usir Depresi

Kompas.com - 17/05/2012, 09:01 WIB

KOMPAS.com — Melakukan aktivitas ringan, seperti berjalan kaki di taman, dapat memberikan keuntungan bagi orang dengan gangguan depresi. Demikian hasil temuan peneliti, Marc Berman, dari Baycrest Rotman Research Institute, yang bekerja sama dengan peneliti di Michigan and Stanford University.

"Studi kami menunjukkan bahwa peserta dengan depresi klinis menunjukkan kinerja memori yang lebih baik setelah berjalan-jalan di alam ketimbang berjalan di lingkungan perkotaan yang sibuk," katanya.

Temuan ini dipublikasikan dalam journal of Affective Dosorder. Namun, Berman mengingatkan, aktivitas jalan kaki tidak bisa mengganti metode perawatan yang sudah ada selama ini untuk depresi klinis, seperti psikoterapi dan terapi obat.

Penelitian yang dilakukan Berman merupakan bagian dari bidang ilmu kognitif yang dikenal sebagai Teori Restorasi Atensi (ART). ART menegaskan bahwa orang dapat berkonsentrasi lebih baik setelah menghabiskan waktu di alam atau melihat alam.

Riset sebelumnya yang dipublikasikan dalam journal Psychological Science menemukan bahwa orang dewasa sehat yang berjalan kaki selama satu jam di sebuah taman—menunjukkan peningkatkan kinerja pada hasil tes memori dan perhatian sebesar 20 persen—ketimbang mereka yang berjalan santai selama satu jam di lingkungan perkotaan yang bising.

Dalam kajiannya, Berman dan rekan melibatkan partisipan dari University of Michigan dan Ann Arbor dengan riwayat depresi klinis. Peneliti mencoba mengetahui apakah berjalan santai di alam akan memberikan manfaat kognitif yang sama, dan juga meningkatkan suasana hati untuk orang dengan depresi klinis.

Hasil temuan menunjukkan, peserta mengalami peningkatan 16 persen dalam hal perhatian dan memori kerja setelah berjalan-jalan santai di alam ketimbang jalan santai di area perkotaan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau