Jelang final liga champions 2012

Casillas: Bayern Lebih Unggul

Kompas.com - 18/05/2012, 02:24 WIB

MADRID, KOMPAS.com — Iker Casillas mengunggulkan Bayern Muenchen ketimbang Chelsea. Apa alasannya?

Surat kabar Jerman, Bild, berhasil mewawancarai Casillas pekan lalu. Casillas pun mengungkapkan apa yang dirasakannya seusai Real Madrid dilibas Bayern 1-3 lewat drama adu penalti, Rabu (25/4/2012). Ia juga mengungkapkan siapa jagoannya. Berikut petikan wawancaranya:

Presiden Bayern Karl-Heinz Rummenigge duduk di sebelah Presiden Madrid Florentino Perez saat semifinal kedua. Setelah adu penalti, apakah Perez akan bilang Manuel Neuer adalah kiper terbaik dunia?

(Casillas tertawa) Tak tahu. Sejujurnya, saya juga masih tak percaya (Madrid kalah).

Bagaimana Anda melihat kemampuan Neuer di antara kiper terbaik dunia?

Kita bicara kiper yang masuk dalam jajaran 4-5 besar terbaik di dunia. Anda harus paham tren penampilan terakhirnya, kariernya, dan kesuksesan apa yang telah diraihnya. Jangan lupakan Gianluigi Buffon dan Petr Cech yang penampilannya sangat fenomenal akhir-akhir ini. Di Spanyol, masih ada Victor Valdes dengan Barcelona-nya dan David De Gea dengan Manchester United-nya. Neuer seolah tak ada lawan di liganya.

Apa kekuatan Neuer?

Secara fisik ia bagus dan saat berhadapan satu lawan satu sangat sulit mencetak gol jika melawannya. Kemampuannya sangat lengkap.

Banyak orang membicarakan betapa heroiknya Neuer dalam adu penalti itu. Padahal, Anda juga mementahkan dua penalti dari Toni Kroos dan Philipp Lahm....

Orang-orang hanya ingat siapa pemenangnya dan itu sangat normal. Dalam sepak bola, siapa pemenangnya, itulah yang diingat orang.

Banyak yang terkejut Bayern mampu mengalahkan Madrid.

Bagi saya, sudah jelas Bayern berhasil memanfaatkan semifinal kedua lebih dari kami. Mereka sedikit lebih baik ketimbang kami.

Siapa favorit Anda dalam final Muenchen?

Kedua tim akan menyajikan permainan cantik di final nanti. Tetapi, Chelsea akan berusaha lebih keras daripada lawannya. Bayern, menurut saya, lebih kompak dan tampil solid sebagai tim.

Jika Bayern pemenangnya, apakah akan jadi keuntungan bagi timnas Jerman?

Bisa jadi. Di satu sisi moral bertanding telah dibangun lebih awal dengan trofi Liga Champions. Namun, kepuasan menjadi juara akan mengurangi motivasi untuk meraih sesuatu yang lebih. Tetapi, bukan hanya Jerman, pemain internasional Bayern lainnya juga akan mendapatkan keuntungan.

Siapa saja?

Arjen Robben akan memiliki gairah ekstra ketika memperkuat Belanda, terlebih lagi Franck Ribery dengan timnas Perancisnya. Gelar juara itu sangat penting artinya bagi negara dan semua pemainnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau