Pakai Nama Delta Force, Kreator "Call of Duty" Dituntut

Kompas.com - 18/05/2012, 10:08 WIB

KOMPAS.com - Activision, perusahaan yang merilis game populer Call of Duty: Modern Warfare 3 dituntut oleh Novalogic atas penggunaan nama Delta Force.

Menurut Novalogic, nama itu telah dipatenkan dan pengunaannya tanpa izin telah merugikan brand Delta Force yang merupakan nama game besutan mereka.

Mengapa Novalogic memiliki hak paten atas Delta Force? Bukankah Delta Force adalah nama pasukan khusus anti-teroris milik US Army? Ternyata, nama yang diakui US Army adalah 1st Special Forces Operational Detachment-Delta (1st SFOD-D), bukan Delta Force.

Jadi, Novalogic mendapatkan izin untuk mematenkan nama itu yang notabene adalah merek dagang game-nya.

Selain pelanggaran hak paten atas nama Delta Force, Activision juga dituntut atas penyalahgunaan logo pasukan khusus itu dalam game Modern Warfare. Sebab, logo yang digunakan adalah gambar buatan Novalogic pada gamenya. Sedangkan logo militer aslinya berbeda dari yang ada di game.

Pihak yang terkena dampak dari tuntutan pelanggaran hak paten ini ternyata tidak berhenti di Activision saja. Microsoft dan Turtle Beach juga terkena tuntutan akibat menggunakan logo tersebut pada headset dan konsol bertema Modern Warfare 3.

Bahkan sampai BradyGames juga terkena dampaknya akibat penggunaan konten tersebut di dalam buku guide buatannya.

Menurut Novalogic, pelanggaran tersebut mengakibatkan kerugian jutaan dollar, mulai dari reputasi hingga kebingungan pasar terhadap brand Delta Force.

Activision sendiri belum memberikan tanggapan mengenai tuntutan ini.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau