Penonton: JKT48 Bukan "Alay"

Kompas.com - 19/05/2012, 19:55 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com -- Idol group baru Indonesia JKT48 bagai menghipnotis para penggemar untuk turut bernyanyi dan bergoyang, ketik JKT48 tampil di Gedung Nyi Ageng Serang, kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu  (19/5/2012).

Dalam pergelaran berjudul JKT48 Theater: Pajama Drive itu, kelompok vokal yang beranggota 24 dara berusia 12-21 tahun ini menampilkan nyanyian yang dipadu dengan tari. Tiga ribu penggemar, yang beruntung mendapat undangan, dengan antusias menikmati aksi demi aksi yang disajikan oleh Melody dan kawan-kawan itu.

JKT48 menyuguhkan 16 lagu secara medley. Lagu yang mereka bawakan sebagian besar merupakan lagu baru yang belum diperdengarkan kepada publik. Mereka mengenalkan judul dan filosofi yang ada dalam lagu itu. Sebagian besar lagu yang ditampilkan enerjik.

Sesudah konser tersebut, para penggemar mereka diberi kesempatan untuk bersalaman dan berfoto bersama JKT48. "Acaranya seru. Lagu barunya keren-keren. Enggak nge-alay (kampungan atau norak)," tutur Adry, salah seorang penonton JKT48 Theater: Pajama Drive, ketika ditemui Kompas.com di akhir acara.

Berdasarkan keterangan resmi yang disampaikan melalui situs resmi JKT48, JKT48 Theater akan diadakan selama empat hari, Kamis (17/5/2012) hingga Minggu (20/5/2012). Setiap hari akan digelar dua pertunjukan, pukul 15.00-17.00 WIB dan pukul 19.00-21.00 WIB.

Masing-masing penampilan tersebut hanya bisa ditonton oleh 300 orang, yang sebelumnya telah memesan undangan seharga Rp 50.000 per lembar secara online dan kemudian menukarkan undangan itu pada jam pertunjukan.

JKT48 merupakan idol group baru Indonesia yang dibentuk oleh produser asal Jepang, Yasushi Akimoto. Produser tersebut juga yang membuat AKB48,  sister idol group JKT48 di Jepang. Hingga kini sudah ada beberapa lagu JKT48 yang ditampilkan kepada publik, yaitu "Heavy Rotation", "Aitakatta", dan "Karena Kusuka Dirimu".

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau