Ingin Kondominium Sukses? Jauhi Perumahan!

Kompas.com - 20/05/2012, 10:37 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com. - Jika pengembang ingin proyek properti kondominiumnya berhasil, hindari lokasi dekat perumahan. Kondominium yang sukses, harganya tidak lebih mahal dari unit rumah di sekitarnya.

Demikian diungkapkan oleh Arief Rahardjo,  Head of Research & Advisory at PT Cushman & Wakefield Indonesia dalam diskusi "Prospek dan investasi kondominium pada tahun 2012" di Jakarta, beberapa waktu lalu. Menurut Arief, selama masih banyak perumahan di sekitar bangunan kondominium dikhawatirkan permintaannya menyusut.

"Kalau masih banyak perumahan landed dengan harga lebih murah, pasti masyarakat memilih itu ketimbang kondominium," ujarnya.

Selain mencermati lokasi, kata Arief, untuk menarik minat pembeli kondominium maka pengembang sebaiknya menciptakan produk atau konsep unik.

Saat ini, wilayah yang cukup sukses untuk pengembangan kondominium adalah Jakarta Selatan dan Jakarta Pusat. Kondominium di Jakarta Selatan sangat diminati karena sasaran pasarnya adalah para ekspatriat, sementara di Jakarta Pusat diminati lantaran dekat dengan kawasan bisnis segitiga emas Jakarta.

"Pengembangan di kedua kawasan ini masih sangat baik. Untuk pre sale di atas 65 persen, penjualannya mencapai 95 persen," kata dia.

Sedangkan di kawasan lain, lanjutnya, dikhawatirkan kurang menuai sukses seperti halnya kondominium di Jakarta Selatan dan Jakarta Pusat. Kekhawatiran tersebut mencakup akses jalan bebas kemacetan, memiliki target market yang jelas, serta harga jualnya lebih mahal dari rumah tapak.

"Pengembang harus jeli mencermati hal-hal ini," ujarnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau