JAKARTA, KOMPAS.com - Indeks Harga Saham Gabungan terpangkas 23 poin di awal pekan ini, Senin (21/5/2012). IHSG berkurang 0,61 persen ke level 3.956,557. Indeks LQ45 turun 6,158 poin atau 0,91 persen ke level 668,868. Keterpurukan ini mengekor kejatuhan pada perdagangan terakhir pekan lalu.
Sentimen negatif dari Eropa membawa indeks tinggalkan level 4.000. Bursa Wallstreet ditutup melemah pada perdagangan Jumat, indeks Dow Jones turun 73,11 poin atau 0,59%, S&P 500 turun 0,74%, dan Nasdaq turun 1,24%. Pergerakan indeks masih dibayangi oleh kekhawatiran akan memburuknya krisis utang eropa. Moodys memangkas rating utang 16 bank Spanyol termasuk bank terbesar di euro zone, Banco Santander, plus aksi Fitch yang memangkas rating Yunani ke level CCC dari posisi B-.
Euphoria perdagangan saham perdana Facebook belum cukup untuk menggairahkan pasar secara keseluruhan bahkan yang terjadi hanya investor melakukan switching dari saham media social yang sudah listing seperti LinkedIn, Yelp, Zinga, dan Groupon ke Facebook yang menyebabkan saham-saham tersebut anjlok 5-13%. Secara tren Dow Jones masih bearish.
Bursa Eropa ditutup melemah terimbas di-downgrade-nya rating perbankan Spanyol oleh Moodys dan rating Yunani yang dipangkas oleh Fitch. Indeks FTSE turun 1,33%. Bursa Asia pagi ini terpantau sedikit pulih di mana Nikkei menguat 0,35%, Kospi naik 0,64%. Pulihnya bursa Asia ditopang oleh dukungan negara G-8 untuk memerangi krisis dan mendukung Yunani untuk tetap dalam anggota euro zone.
Riset Semesta Indovest memperkirakan bursa Indonesia masih akan mengalami tekanan terimbas turunnya bursa global akhir pekan lalu saat bursa Indonesia libur. Walau demikian minat beli investor masih terlihat yang mencerminkan siapnya pelaku pasar untuk memborong saham-saham yang sudah oversold jika sentimen positif datang.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang