Samsung Persulit Penggunaan 'S Voice' di Ponsel Lain

Kompas.com - 22/05/2012, 10:44 WIB

KOMPAS.com - Aplikasi perintah suara yang menjadi fitur unggulan di Samsung Galaxy S III, S Voice sempat bocor dan bisa digunakan untuk perangkat Android lain. Namun, kini Samsung telah memblokirnya.

Aplikasi yang mirip dengan Siri besutan Apple ini memang sempat dibocorkan melalui forum XDA developer. Di forum tersebut terdapat link untuk mengunduh S Voice. Sehingga, pengguna Android Ice Cream Sandwich bisa mencicipi fitur andalan Samsung Galaxy S III.

Agar tidak menyebar, Samsung bersama dengan Vlingo, partner perusahaan teknologi yang mengurusi aplikasi tersebut telah memblokir S Voice yang dianggap tiruan itu. Saat digunakan, S Voice tiruan hanya menampilkan pesan,"Network error, please try again (kesalahan jaringan, silakan coba lagi)".

s voice

Untuk memakai S Voice, pengguna Samsung Galaxy S III memang diharuskan untuk memasukkan data-data penting sebagai proses identifikasi sebuah aplikasi. Namun, ini bukan berarti pengguna Android lain tidak bisa menjebol aplikasi tersebut.

Samsung Galaxy S III akan dirilis Rabu (23/5/2012) di Indonesia. Sebelumnya, presenter Chantal Della Concetta sempat memamerkan perangkat tersebut di akun Twitternya, sebagai pertanda bahwa perangkat tersebut akan masuk Indonesia.

S Voice juga bisa digunakan untuk memunculkan aplikasi cuaca, kalender, dan melakukan panggilan telepon dengan menyebut nama yang disimpan di kontak. Bahkan, S Voice juga bisa mengaktifkan kontrol pemutar musik untuk memainkan lagu dan mengatur besar-kecil volume.

Samsung menyebut S Voice sebagai fitur pintar yang mengerti Anda. Dengan kemampuan secanggih ini, S Voice tentu akan menandingi Siri di Apple iPhone.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau