Gubernur Bali: Jaga Kelestarian Subak

Kompas.com - 22/05/2012, 15:10 WIB

DENPASAR, KOMPAS.com — Gubernur Bali Made Mangku Pastika meminta semua pihak dapat menjaga kelestarian subak dengan berbagai upaya, terkait dengan telah ditetapkannya sebagai Warisan Budaya Dunia  oleh UNESCO. "Saya kira bagus dengan pengakuan itu. Kita semua wajib menindaklanjuti dengan menjaga melalui berbagai usaha, baik secara kelembagaan, peraturan, dan pendanaan," kata Pastika di Denpasar, Bali, Selasa (22/5/2012).

Dengan demikian, menurut Pastika, maka akan menjadi upaya serius untuk benar-benar mampu menjaga warisan yang sudah diakui oleh dunia itu.

Adapun upaya yang dapat dilakukan pemerintah daerah, kata mantan Kapolda Bali ini, bisa dilakukan dengan penambahan anggaran, ataupun nanti dijabarkan dalam bentuk peraturan gubernur sebagai tindak lanjut adanya ranperda subak yang sedang masih dalam tahap pembahasan.

Gubernur Bali melanjutkan, pihaknya juga akan mengkaji kemungkinan dibentuknya suatu lembaga perlindungan khusus untuk subak.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali I Ketut Suastika mengatakan hal senada bahwa penetapan sistem budaya subak oleh UNESCO memerlukan dukungan pelestarian lahan pertanian dari semua pihak agar tetap berkelanjutan.

"Dengan pengakuan ini, memang sebagai daerah pariwisata akan menambah daya tarik daerah kita, hanya saja sekaligus menjadi tantangan untuk pelestarian lahan subak itu sendiri melalui regulasi dan dukungan masyarakat," katanya.

Terkait dengan tantangan terjadinya alih fungsi lahan pertanian, Suastika mengharapkan ada langkah strategis dan terintegrasi dengan berbagai sektor, termasuk sektor pariwisata.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau