Ada Izin Jual Tiket, Mengapa Konser Lady Gaga Dilarang?

Kompas.com - 22/05/2012, 19:04 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Big Daddy Entertainment mengklaim telah mendapatkan izin menjual tiket konser Lady Gaga di Jakarta. Promotor tersebut menilai aneh bila akhirnya Polda Metro Jaya melarang penyelenggaraan konser artis kontroversial tersebut.

Kuasa hukum Big Daddy, Minola Sebayang, mengatakan, pihak promotor telah menaati prosedur yang diminta Polda Metro Jaya untuk penyelenggaraan konser itu. Kendati demikian, diakuinya bahwa masih ada beberapa dokumen belum lengkap. Big Daddy juga sudah meminta izin sejak penjualan tiket dilakukan.

"Perlu disampaikan bahwa pada tanggal 8 Maret 2012, kami sudah urus prosedurnya. Sudah ada surat izin dari Polda, izin untuk penjualan tiket tanggal 10 Maret 2012 pre-sale," ujar Minola, Selasa (22/5/2012) di Mapolda Metro Jaya.

Minola menambahkan bahwa pihak promotor tidak akan mungkin mengambil risiko menjual tiket sebelum izin itu belum keluar. "Kelihatannya sangat aneh kalau izin untuk penjualan tiket konser kami dapat, tapi konsernya sendiri tidak diizinkan," kata Minola.

Ia mengatakan walaupun kontroversi soal konser Lady Gaga menjadi sebuah tekanan tersendiri bagi Big Daddy, pihaknya tetap akan menghormati prosedur yang ada. Big Daddy akan menghormati keputusan yang diambil oleh Polda Metro Jaya. Saat ini, Big Daddy masih berupaya melengkapi sejumlah dokumen untuk melengkapi perizinan konser.

Konser Lady Gaga yang rencananya akan dilakukan di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada 3 Juni 2012 mendatang ditentang banyak pihak termasuk kelompok organisasi massa. Atas dasar ini, Polda Metro Jaya kemudian menolak rekomendasi dilaksanakannya konser tersebut. Penolakan terhadap konser Lady Gaga yang bertajuk "The Born This Way Ball" itu dilancarkan beberapa kelompok karena dianggap penampilan Lady Gaga yang seronok dan lirik-liriknya yang kontroversial.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau