Waspada, Virus Muncul Lagi di Facebook

Kompas.com - 23/05/2012, 21:07 WIB

KOMPAS.com — Fitur chatting pada situs jejaring sosial Facebook telah beberapa kali dimanfaatkan sebagai media penyebaran virus.

Kali ini ditemukan sebuah virus baru yang memakai metode penularan serupa.

Virus ini dilabeli sebagai Steck.Evl oleh penemunya, Trend Micro. Untuk menyebarkan diri, virus tersebut memunculkan jendela chat pop-up yang berisi link ke sebuah situs yang tampaknya tidak berbahaya.

Begitu pengguna yang tak curiga mengklik link tersebut, virus pun beraksi dan otomatis menginfeksi komputer yang dipakai.

Saat berada di komputer, si virus menonaktifkan dan membuang program antivirus yang ada. "Dia menghentikan proses atau servis program yang terkait dengan aplikasi antimalware," kata sumber Trend Micro seperti dikutip dari Daily Mail.

Kemudian, virus mengulangi metode penyebarannya dengan menampilkan diri di window chat dari orang-orang yang terdaftar sebagai teman dalam akun Facebook pengguna. 

"Virus worm ini menyebarkan diri lewat aplikasi instant messaging dan jejaring sosial," kata Trend Micro. "Dia mengirim link palsu lewat window chat yang sebenarnya berisi perintah untuk  men-download virus ke komputer pengguna."

Setelah berhasil mengeliminasi program yang mengancam dirinya, virus akan men-download program-program lain untuk mendukung aktivitasnya di komputer yang terinfeksi.

Metode penyebaran virus ini sebenarnya bukan barang baru. Cara serupa telah diterapkan virus-virus terdahulu dalam mencari korban. Untuk berjaga-jaga dari kemungkinan terinfeksi virus, sebaiknya pengguna Facebook mencurigai dan menghindari link yang dikirim lewat jendela obrolan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau