Tata kota

RDTR Jakarta Perlu Dibuka Luas

Kompas.com - 24/05/2012, 05:24 WIB

Jakarta, Kompas - Pemprov DKI berencana membangun studio rencana detail tata ruang (RDTR) Jakarta di kantor Dinas Tata Ruang, pekan depan. Di lokasi ini, warga bisa melihat Jakarta 20 tahun ke depan serta memberikan masukan atas rencana yang dibuat.

Kepala Dinas Tata Ruang Agus Subardono, Selasa (22/5) malam, mengatakan, studio ini memuat RDTR hingga tingkat kecamatan. Studio juga terbuka untuk umum. ”Kami menampung masukan masyarakat tentang RDTR sehingga masih memungkinkan perubahan,” ujar Agus seusai diskusi tentang mass rapid transit (MRT) yang diadakan komunitas Protes Publik.

Beberapa proyek yang akan dilakukan, seperti pembangunan MRT, juga akan masuk dalam RDTR. Rencananya, RDTR disahkan September 2012.

Pengamat tata kota, Nirwono Joga, menilai pembuatan studio ini tidak efektif untuk menyerap aspirasi masyarakat. ”Berapa banyak orang yang akan datang ke studio ini? Di zaman maju seperti sekarang, sebaiknya pemerintah menyampaikan RDTR secara online sehingga bisa diakses masyarakat di mana pun,” ucap Nirwono, Rabu.

Dia mengatakan, RDTR seharusnya dibuka secara luas sehingga orang mudah mengetahui rencana yang akan dilakukan pemerintah di sekitar tempat tinggalnya. Masukan masyarakat juga penting untuk mendapatkan gambaran yang lebih sempurna atas pembangunan di Jakarta. RDTR ini merupakan penjabaran rencana tata ruang wilayah (RTRW) Jakarta dalam jangka waktu 20 tahun ke depan.

Menurut Nirwono, kandidat gubernur dan wakil gubernur Jakarta juga perlu mengetahui RDTR Jakarta agar program pembangunannya tidak menyimpang. (ART)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau