Pasar modal

Yunani Bergejolak, 4 Triliun Dollar AS Keluar dari Pasar Modal Global

Kompas.com - 24/05/2012, 09:21 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com -- Persoalan krisis utang dan politik di Yunani dan Uni Eropa (UE) menyita perhatian pelaku pasar di tingkat global. Sejauh ini, isu Yunani telah membuat sekitar 4 triliun dollar AS milik pelaku pasar keluar dari pasar saham global sebulan terakhir.

Ekonom Samuel Securities, Lana Soelistianingsih menyatakan, kendati pasar global kemarin ditutup turun, tetapi ada peluang sentimen positif pada perdagangan hari ini.

Dari UE, dikabarkan para pemimpin UE akan melakukan lebih banyak upaya untuk menahan efek "contagion" dari krisis utang di UE saat ini, terutama dengan kekhawatiran kemungkinan Yunani keluar dari mata uang euro.

"Isu Yunani ini telah membuat sekitar 4 triliun dollar AS keluar dari pasar saham global dalam bulan ini," kata Lana, Kamis (24/5/2012) di Jakarta.

Dari Amerika Serikat, data penjualan rumah baru naik 3,3 persen dibanding bulan lalu menjadi 343.000 secara tahunan, di atas ekspektasi analis. Naiknya penjualan rumah baru ini menyusul kenaikan penjualan rumah lama (existing homes) yang juga naik pada bulan April lalu.

Sementara dari China, pemerintah setempat akan semakin mengintensifkan injeksi likuiditas melalui fine tuning (kebijakan moneter ekspansi) untuk mengurangi lambatnya permintaan domestik dan krisis utang UE yang memburuk.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau