Almarhum Aditya Harapkan yang Terbaik untuk Dua Anaknya

Kompas.com - 24/05/2012, 13:58 WIB

MALANG, KOMPAS.com - Jenazah Aditya Sukardi, juru kamera TransTV, salah satu korban kecelakaan pesawat Sukhoi Superjet100, yang jatuh di Gunung Salak, Jawa Barat, sudah dimakamkan, Kamis (24/5/2012).  Pada Istrinya, almarhum Aditya hanya berpesan agar kedua anak yang ditinggal menjadi orang terbaik.

Almarhum Aditya, meninggalkan istri dan dua anaknya, Karania Dahayu Adiyanti (5) dan Bisma Aditama (3).  Ayah Aditya, Wahyono mengaku sudah mengikhlaskan kepergian Aditya. "Keluarga sudah ikhlas dengan peristiwa ini," katanya, usai proses pemakaman.

Sementara itu, menurut kakak kandung Aditya, Yudhistira Atmaja, kelaurga akan mengadakan pembacaan tahlil pada Kamis (24/5/2012) malam nanti, di rumah kedua orang tua Aditya. "Tapi hanya satu malam. Karena tahlilannya sudah selesai 7 hari," katanya.

Di tempat yang sama, istri Aditya, yang ditemui para wartawan, masih enggan berkomentar banyak. Ia hanya meminta satu pertanyaan saja. "Pesannya, agar kedua anaknya menjadi orang terbaik, kalau sudah besar nanti. Hanya itu pesannya. Kedua anaknya agar menjadi orang terbaik," katanya singkat dan tak mau berkomentar lagi.

Sementara itu, dalam prosesi pemakaman Aditya terlihat puluhan teman Aditya hadir dengan menggunakan kaus warna putih bergambar Aditya, dengan tulisan "Persahabatan tanpa Batas". Risna, salah satu teman Aditya mengaku berteman dengan Aditya sejak masih kuliah di Universitas Brawijaya Malang. "Banyak kenangan saat bersama almarhum," ujarnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau