Suu Kyi Akan Berkunjung ke Bangkok

Kompas.com - 24/05/2012, 14:43 WIB

Pemimpin oposisi Myanmar Aung San Suu Kyi akan menghadiri Forum Ekonomi Dunia di Bangkok pekan depan. Rencana itu merupakan perjalanan pertamanya keluar Myanmar sejak 24 tahun lalu.

Dia akan menghadiri pertemuan yang diselenggarakan pada 30 Mei-1 Juni, seperti disampaikan oleh seorang juru bicara Partai Liga Nasional Demokrasi NLD kepada BBC.

Presiden Burma Thein Sein juga diperkirakan akan hadir dalam pertemuan tersebut.

Suu Kyi telah menghabiskan waktu selama dua dekade dalam tahanan rumah.  Namun di tengah proses reformasi Myanmar, dia dibebaskan pada akhir 2010, dan memenangkan kursi di parlemen dalam pemilu sela yang digelar bulan lalu.

Suu Kyi - yang tinggal di Myanmar karena khawatir tidak diijinkan kembali jika dia meninggalkan negaranya - diberikan paspor untuk pertama kalinya setelah dua dekade pada awal bulan ini.

Dia juga berencana untuk berkunjung ke Eropa pada bulan depan, dan dijadwalkan akan menerima Penghargaan Nobel Perdamaian yang dia raih pada 1991 di Oslo, Norwegia pada 16 Juni mendatang.

Suu Kyi juga menerima undangan dari parlemen Inggris pada 21 Juni, ketika berkunjung ke negara tempat tinggalnya selama beberapa tahun dengan mendiang suami dan anak-anaknya.

Suu Kyi datang ke Myanmar pada 1988 untuk menjaga ibunya yang sakit, ketika demonstrasi di negara itu terjadi dan sejak itu dia tidak pernah meninggalkan negaranya.

Keputusannya untuk bepergian keluar Myanmar, sebagai sinyal bahwa dia percaya dengan pemerintahan Presiden Thein Sein, yang melakukan perubahan sejak berkuasa setelah menang pemilu pertama Burma setelah 20 tahun.

Dia juga menerima undangan untuk mengunjungi kantor pusat PBB di New York.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau