Bursa saham

Facebook Inc Dituntut oleh Investor Ritel

Kompas.com - 25/05/2012, 04:58 WIB

Washington, Kamis - Penawaran saham perdana Facebook Inc masih menyisakan kehebohan. Tidak hanya para pengacara yang akan mengajukan gugatan kelompok (class action), dua panel Kongres Amerika Serikat juga akan mengkaji penawaran saham tersebut.

Saham Facebook pada perdagangan prapembukaan, Kamis (24/5), naik 50 sen atau 1,6 persen menjadi 32,5 dollar AS. Walaupun naik, harga saham ini masih 14 persen di bawah harga perdananya yang sebesar 38 dollar AS.

Saham pengelola jejaring sosial populer itu terus tertekan setelah mulai diperdagangkan di bursa, akhir pekan lalu. Pada penutupan perdagangan Rabu, nilainya naik hanya 1 dollar AS atau 3,2 persen menjadi 32 dollar AS.

Lebih dari setengah lusin pengacara yang mewakili pemegang saham ritel Facebook akan menuntut Facebook beserta para penjamin emisinya, yakni Morgan Stanley, Goldman Sachs, dan bank besar Wall Street lain.

Mereka dituduh tidak menyebarkan informasi kepada para pemegang saham ritel bahwa proyeksi pertumbuhan pendapatan Facebook akan menurun. Penjamin emisi itu hanya menginformasikan hal ini kepada investor institusi.

Pimpinan Komisi Perbankan Senat Jim Johnson menyatakan, akan mengadakan pembicaraan dengan perwakilan dari Facebook, regulator, dan pihak terkait. ”Hasil pembicaraan ini akan menentukan apakah perlu dilakukan dengar pendapat,” kata Johnson di Washington.

Senator Sherrod Brown, anggota senior pada Komisi Perbankan, mengatakan, pasar finansial harus transparan dan dapat dipercaya. ”Kita memahami bahwa Pengawas Pasar Modal (SEC) harus menyelidiki secara tuntas dan melakukan langkah yang tepat jika menemukan ada pelanggaran,” ujar Brown.

”Kami yakin tuduhan tersebut tidak berdasar dan kami akan membela diri,” demikian pernyataan Facebook.

(AFP/Reuters/joe)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau