Dhana Dapat Uang Rp 700 Juta dari Oknum PNS

Kompas.com - 25/05/2012, 13:44 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com- Pusat Pelaporan Transaksi dan Analisis Keuangan (PPATK) menemukan aliran uang senilai Rp 700 juta dari seorang pegawai negeri sipil, Pemkot Batam ke rekening tersangka kasus korupsi pajak, Dhana Widyatmika. PPATK kemudian melaporkan temuan tersebut pada penyidik di Kejaksaan Agung. Saat ini Kejaksaan masih merahasiakan nama pegawai negeri sipil itu.

"Orangnya (PNS) sedang menjalani proses hukum juga karena sudah kena kasus di Batam. Ia ditahan dalam kasus korupsi Bansos," kata Direktur Penyidikan, Jampidsus, Arnold Angkouw, di Kejagung, Jakarta, Jumat (25/5/2012).

Saat ini, kata Arnold, Kejaksaan Negeri Batam telah memeriksa PNS tersebut sebagai saksi dalam kasus Dhana. Dalam pemeriksaan, ia membantah pengiriman uang Rp 700 juta itu. Namun, kata Arnold, penyidik sudah memiliki bukti aliran uangnya, sehingga akan tetap dimasukkan dalam berkas perkara.

"Dia tidak mengakui pengiriman uang itu, tapi buktinya Dhana mengatakan bahwa memang dari mereka (PNS di Batam)," kata Arnold.

Dalam kasus ini, Dhana diduga melakukan korupsi dan pencucian uang dengan menyalahgunakan tugas dan wewenang selaku pemeriksa pajak yaitu pada proses pemeriksaan pajak sampai pengajuan keberatan ke pengadilan pajak.

Suami Dian Anggraini ini ditahan sejak 2 Maret 2012 di Rutan Salemba Cabang Kejagung. Arnold memastikan, penyidik akan melimpahkan berkas perkara korupsi dan pencucian uang dengan Dhana ke penuntutan pada bulan ini.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau