Fikar Tampilkan Puisi Didong di Bus Transjakarta

Kompas.com - 25/05/2012, 19:48 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com -- Penyair asal Aceh Fikar W Eda akan menggelaar karya bertajuk Jakarta Dalam Puisi Didong Dalam Transjakarta, pada Minggu, (3/6/2012) pukul 14.00 WIB di atas bus Transjakarta, rute Pasar Grosir Cililitan - Grogol.

"Pertunjukan tersebut akan melibatkan 25 seniman didong dari grup didong Singkite Ciputat dan grup Bintang Duta Cibubur," ujar Fikar, Jumat (25/5/2012) di Jakarta.

Pertunjukan di atas bus Transjakarta itu, menurut Fikar, akan menampilkan 20 puisi didong dalam bahasa Indonesia, sehingga bisa dinikmati oleh seluruh penumpang yang berada dalam bus tersebut. Puisi-puisi yang dibacakan seluruhnya bertema tentang kehidupan masyarakat Jakarta.

"Ini merupakan pertunjukan seni urban yang dilakukan oleh para urbanis dari Gayo," kata Fikar.

Didong adalah sastra tutur dari Gayo, Aceh. Di tanah asalnya, kesenian didong dipertunjukan satu malam suntuk yang dilakukan oleh dua grup didong, masing-masing grup terdiri dari 20 hingga 25 pria dewasa.

"Pada pertunjukan di dalam bus Transjakarta, durasi pertunjukan selama sekitar dua jam," kata Fikar.

Pertunjukan itu merupakan tugas akhir Fikar W Eda yang mengikuti Program S2 di Institut Kesenian Jakarta.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau