Sman 1 situbondo

Rayakan Kelulusan UN dengan "Ngonthel"

Kompas.com - 26/05/2012, 14:52 WIB

SITUBONDO, KOMPAS.com — Ratusan siswa/siswi SMAN 1 Situbondo, Jawa Timur, merayakan kelulusan ujian nasional dengan cara tak biasa. Mereka berkonvoi keliling kota dengan menaiki sepeda onthel berbagai jenis, Sabtu (26/5/2012).

Menurut Haris Putera, salah seorang siswa yang ikut aksi ngonthel, dirinya dan ratusan temannya sengaja tampil beda dalam merayakan kelulusan UN pada tahun 2012 ini. "Dengan tujuan utama, untuk membiasakan cara hidup sehat kepada teman-teman. Selain itu, berkonvoi dengan menggunakan sepeda onthel bisa dilakukan secara tertib dan tidak akan mengganggu arus lalu lintas," katanya.

Walau cuma ngonthel, kata Haris, perayaan kelulusan itu tetap meriah dan ramah, baik ramah lingkungan maupun "ramah sama dompet". Maklum, Haris dan teman-temannya mengaku masih diberi uang oleh orang tuanya dan tak ada uang saku tambahan untuk merayakan kelulusan.

"Ide merayakan kelulusan berkonvoi menggunakan sepeda onthel ini tiba-tiba muncul sepekan menjelang pengumuman UN. Alhamdulillah ide saya itu langsung mendapat respons dari teman-teman, hingga akhirnya dilaksanakan konvoi keliling Kota Situbondo dengan sepeda onthel seperti ini," imbuhnya.

Daripada konvoi motor di jalanan, menurut Sudiyono, guru Bimbingan Konseling SMA Negeri 1 Situbondo, konvoi onthel yang dilakukan muridnya masih lebih baik karena tidak mengganggu arus lalu lintas dan ramah lingkungan. Dia mengaku bangga atas ide siswanya, Haris, yang merayakan kelulusan dengan mengonthel. "Konvoinya tertib dan mendapat apresiasi," ujarnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau