Polisi Bubarkan Aksi Konvoi Siswa

Kompas.com - 26/05/2012, 15:39 WIB

KEDIRI, KOMPAS.com-  Setelah sepanjang pagi dan siang tampak sepi, menjelang sore baru tampak aksi perayaan kelulusan ujian nasional tingkat SLTA di Kediri, Jawa Timur. Para siswa tampak berkumpul di area Simpang Lima Gumul, Kabupaten Kediri, usai melakukan konvoi kendaraan.

Kerumunan para siswa pun dibubarkan oleh polisi. Selain itu polisi juga menilang dan merazia kendaraan yang dipakai siswa.  "Kita lakukan tindakan persuasif agar aktifitas para siswa itu tidak sampai menganggu kenyamanan dan keamanan masyarakat lainnya," kata Aiptu Mustakim, Kepala Pos Polisi Ngasem, Sabtu (26/5/2012).

Menanggapi delapan sepeda motor yang sempat diamankan, menurut Mustakim, pemiliknya harus melengkapi bagian-bagian kendaraan sesuai standarnya serta menunjukkan SIM dan STNK. " Jika tetap tidak mampu melengkapinya, kita kenakan tilang sesuai prosedur yang berlaku," pungkasnya.

Sementara itu, petugas Satpol.PP yang juga turut menghalau pelajar dan sempat menemukan minuman keras oplosan. Miras yang dikemas dalam botol air ukuran satu liter itu tersimpan dalam sebuah tas yang ditinggalkan oleh pelajar saat dibubarkan petugas.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau