JK: Selama Ini Foke Kurang Menerima Kritik

Kompas.com - 27/05/2012, 16:49 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Pertemuan antara Jusuf Kalla (JK) dan Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo, berlangsung selama 1,5 jam di kediaman JK, Jalan Brawijaya Raya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (27/5/2012).

Di dalam pertemuan itu, JK tidak hanya memberikan saran soal problematika Jakarta tetapi juga kritik kepada Fauzi Bowo yang dinilai kurang menerima kritikan dari warga Ibu Kota.

"Saya melihat Pak Foke ini yah sebagai seorang Gubernur. Tentu ada keberhasilan dan ada yang harus diperbaiki. Salah satunya adalah mendengarkan pandangan orang lain," ungkap JK, Minggu (26/5/2012), di lokasi.

Ia menilai selama ini, Foke, sapaan akrab Fauzi Bowo, masih kurang menerima pendapat orang lain.

"Kayaknya kurang yah mendengarkan kritik orang lain. Saya minta beliau terbuka saja," ujar JK.

Kendati mengkritik gaya kepemimpinan Foke, JK mengaku dirinya tidak berhak menilai apakah Foke masih dianggap pantas atau tidak kembali memimpin Jakarta.

"Saya bukan dalam posisi percaya atau tidak karena rakyat yang memilih, biarkan rakyat yang menilai," pungkasnya.

Menurutnya, pemimpin Jakarta mendatang yang paling penting adalah mampu menyelesaikan tiga masalah pokok Jakarta yakni kemacetan, banjir, dan perumahan rakyat.

"Kalau tiga hal pokok itu bisa diselesaikan, Insya Allah Jakarta akan jadi kota yang lebih nyaman dan hijau bagi warganya," kata JK.

Menanggapi kritikan dari JK, Foke mengungkapkan dirinya berterima kasih atas semua masukan termasuk kritikan soal dirinya yang dinilai tidak terbuka akan kritik.

Ke depan, Foke berjanji akan lebih mendengarkan pendapat orang lain.

"Beliau punya satu catatan untuk saya untuk lebih banyak mendengar masukan dari pihak lain. Itu pasti akan saya lakukan," tandas calon Gubernur DKI nomor urut 1 tersebut.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau