Gunung berapi

Gunung Soputan Meningkat ke Siaga

Kompas.com - 28/05/2012, 21:20 WIB

BANDUNG, KOMPAS.com — Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi meningkatkan status Gunung Soputan (1.784 mdpl) di Minahasa Selatan dan Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara, dari Waspada ke Siaga mulai Senin (28/5/2012) pukul 15.00 WITA.

Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi  (PVMBG) Surono menjelaskan, perubahan status ini dilatarbelakangi peningkatan aktivitas Soputan. Pada 24 Mei 2012 tercatat kurang dari lima kejadian gempa bumi vulkanik dalam, 11-30 gempa bumi embusan asap, dan kurang dari 20 kali gempa guguran kubah lava. Tidak terekam kejadian tremor vulkanik harmonik.

Aktivitasnya mengalami peningkatan sehari kemudian. Tercatat kenaikan jumlah dan energi gempa bumi vulkanik dalam lebih dari sepuluh kejadian gempa bumi vulkanik dalam.

"Pada 26 Mei 2012 terekam 55 kejadian gempa bumi vulkanik dalam, yang kemudian diikuti tremor vulkanik harmonik. Tercatat pula peningkatan gempa bumi guguran kubah lava sebanyak 30-90 kejadian," kata Surono.

Dengan peningkatan status ini, Surono berharap masyarakat tidak beraktivitas dalam radius 6 kilometer dari puncak Gunung Soputan. Namun, warga yang bermukim dalam radius 6,5 kilometer, menurut dia, tidak perlu mengungsi. "Pendakian juga sementara dihentikan. Tidak boleh ada aktivitas di perkemahan yang berada di Gunung Soputan," katanya.

Selain itu, Surono juga berharap warga mewaspadai guguran kubah lava di sungai-sungai yang berhulu di puncak. Sungai itu adalah Ranowangko, Pentu, Lawian, dan Popang.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau