TURIN, KOMPAS.com - Pelatih Juventus, Antonio Conte, membantah terlibat pengaturan skor di Liga Italia saat ia masih melatih Siena.
Polisi mulai melakukan penyelidikan dugaan baru pengaturan skor di Liga Italia. Bahkan, polisi menggerebek rumah Conte di Turin, Senin (28/5/2012) pagi.
Kepada media massa di Vivono, Conte mengaku tak melakukan kesalahan saat masih membela Siena. "Saya selalu menunjukkan kejujuran, integritas, dan loyalitas, juga kebenaran, baik saat menjadi pemain maupun pelatih," kata Conte.
"Anda bisa menanyakan hal ini kepada rekan-rekan saya, pemain saya, bahkan lawan-lawan saya jika ingin mengetahui siapa Antonio Conte. Saya hanya fokus untuk memenangkan pertandingan. Bersama Siena, kami juara (Serie-B musim 2010-11) dengan kerja keras. Itu tahun yang fantastis apa pun dan siapa pun tak bisa merusaknya," lanjut Mantan gelandang Juventus ini.
"Hari ini, saya menerima catatan yang menuduh saya melakukan konspirasi kriminal dan ruah saya digeledah ketika saya tidak di sana. Saya sudah membaca tuduhan itu, tapi kenapa saya tak dipanggil untuk menjelaskan kepada pihak berwajid di Cremona sebelum rumah saya digeledah dan saya menjadi terdakwa," sesalnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang