Paha Jupe dan Dada Jupe Dijual di Bandung

Kompas.com - 29/05/2012, 19:11 WIB

BANDUNG, KOMPAS.com -- Penyanyi dangdut yang juga artis peran Julia Perez alias Jupe kembali mengibarkan bendera bisnisnya. Setelah sekolah sepak bola dan usaha tambang batu bara, kini Jupe menjual Paha Jupe dan Dada Jupe di Bandung.

"Dari perjalanan dari Jakarta kalian pasti pada nanya, 'Jupe ngapain ke Bandung?' Sekarang Jupe dagang paha, dagang dada, sampai dagang sayap Jupe," kata Jupe dalam jumpa pers rumah makan cepat saji Jupe Fried Chicken (JFC) di Jalan Ciumbuleuit, Bandung, Jawa Barat, Selasa (29/5/2012).

Jupe sengaja memberi nama menu JFC dengan namanya sendiri agar mudah diingat oleh para pelanggannya. "Ide Paha Jupe dan Dada Jupe tentu dari saya. Peternakan ayamnya saja saya kasih nama Jupe, nama ayamnya Jupe, nama ibu bapak ayamnya Jupe. Semua ayam namanya Jupe. Biar saya enggak bingung. Saya semangat sekali untuk bisnis ini, makanya ayam saya dinamakan Jupe," kata Jupe lagi berbumbu canda.

Jupe yakin usaha restorannya akan berhasil seperti bisnis sekolah sepak bola dan batu baranya. "Tiga bulan yang lalu saya baru saja terjun ke dunia batu bara dan saya sukses. Saya dapat bonus mobil BMW merah. Untuk JFC ini, saya baru rencanakan tiga bulan ini. Tanpa pikir panjang saya langsung bilang ke partner saya, ini harus jadi, langsung deal. Saya lihat desainnya bagus, interiornya bagus, di mana bangsa Indonesia bisa merasakan masakan mewah dengan harga murah," papar Jupe.

Jupe memang tak bisa jauh dari Bandung. Pedendang lagu "Jupe Paling Suka" itu mengaku punya ikatan emosi dengan warga Kota Kembang. "Karena Bandung dan Jupe enggak bisa dipisahkan. Jupe sengaja mem-produce di Bandung karena orang sini ramah-ramah," ujarnya.

Untuk tahun pertama, Jupe menargetkan akan membuka 50 gerai di semua provinsi Indonesia. "Sekarang hampir 35 provinsi yang daftar. Target saya enggak hanya Indonesia, tapi luar negeri. Ini bisnis franchise, karena orang Indonesia suka ayam. Makanannya apa aja, pasti (terbuat dari) ayam," lanjutnya.

Jupe juga mengutarakan, ia tidak akan berhenti pada usaha rumah makan cepat saji. "Bagi saya, bisnis apa pun saya tertarik selagi halal. Dengan memberdayakan bangsa sendiri, itu kan nikmat. Saya mau merasakan semua. Apa enggak puas jadi artis? Kalau kita punya semangat, jujur, dan ikhlas, saya yakin akan berbuah baik, apalagi saya enggak tahu jadi artis sampai kapan," ujarnya lagi.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau