Soal OJK, Himbara Tak Rekomendasikan Nama kepada DPR

Kompas.com - 30/05/2012, 00:40 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Ketua Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) Gatot M Suwondo, mengatakan, Himbara menyerahkan pemilihan calon anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan sepenuhnya kepada Komisi XI DPR RI. "Calon itu kita serahkan kepada bapak-bapak anggota Dewan. Haknya ada pada mereka untuk memilih," ujar Gatot, seusai menghadiri rapat dengar pendapat umum dengan Komisi XI DPR RI di Jakarta, Selasa (29/5/2012).

Ia menyebutkan, Himbara tidak merekomendasikan nama-nama tertentu kepada DPR. Gatot percaya kepada sistem yang telah menyaring ratusan calon menjadi hanya 14 calon anggota yang sekarang akan dipilih oleh Komisi XI DPR. "Kita enggak merekomendasikan," sambung dia.

Namun, Gatot mengatakan bahwa DPR meminta ekspetasi Himbara terhadap Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Hal itu semata untuk menjadi bahan pertanyaan kepada calon-calon anggota Dewan Komisioner OJK. "Yang masuk ke daftar nama itu kan ujug-ujug. Ada penyaringan. Nah kita percayakanlah kepada sistemnya bahwa sudah disaring di situ," pungkas Gatot.

OJK adalah lembaga baru yang akan melakukan supervisi industri jasa keuangan. Ini merupakan industri yang strategis sehingga harus diawasi orang-orang berintegritas tinggi, memiliki keahlian dan kompetensi di bidang keuangan. OJK akan dipimpin oleh Dewan Komisioner yang beranggotakan 9 orang.

Sebanyak 14 nama calon anggota telah dipilih oleh Presiden dan diserahkan kepada DPR. Nantinya DPR akan memilih 7 orang untuk ditetapkan sebagai anggota Dewan tersebut.

Namun, dalam perjalanan proses seleksi calon anggota, sejumlah pihak sudah menaruh rasa khawatir. Salah satunya adalah Indonesia Corruption Watch (ICW). ICW mengkhawatirkan adanya sejumlah orang Bank Mandiri, baik dalam panitia seleksi maupun calon anggota DK OJK, yang akan menimbulkan konflik kepentingan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau