Tim "Dinamit" Semakin Sulit

Kompas.com - 30/05/2012, 03:39 WIB

KOPENHAGEN, SELASA - Tim-tim peserta Piala Eropa 2012 menyelesaikan pemilihan terakhir skuad berisi 23 pemain, Selasa (29/5). Mereka menjajal kekuatan masing-masing pada uji coba terakhir hingga sepekan ke depan. Denmark tanpa kiper utama Thomas Sorensen yang cedera punggung.

Absennya Sorensen (35) menjadi pukulan berat Denmark dan menambah sulit skuad berjuluk ”Dinamit” saat bersaing dengan Belanda, Jerman, dan Portugal di Grup B atau grup neraka ajang tersebut. Kiper Stoke City itu cedera punggung saat tampil pada uji coba saat Denmark kalah 1-3 dari Brasil pada Sabtu lalu.

Posisi Sorensen diisi Kasper Schmeichel, kiper Leicester City dan juga anak kiper legendaris Denmark, Peter Schmeichel, yang membawa negaranya menjuarai Piala Eropa 20 tahun lalu. ”Ini keputusan berat yang harus dibuat dan menjadi pukulan serius bagi kami,” kata Morten Olsen, Pelatih Denmark, melalui sebuah pernyataan, Selasa.

”Thomas, dalam tim starter, laki-laki fantastis dan profesional dalam tim dan penampilan rutinnya persis yang kami butuhkan saat berlaga di putaran final melawan beberapa tim terbaik di dunia,” kata Olsen.

Sorensen, yang tidak lama lagi bakal merayakan ulang tahun ke- 36, bisa memahami pencoretan dirinya. Dia juga mengaku bakal merenung, apakah kini saat bagi dia untuk pensiun dari tim nasional. Kiper utama Stoke itu selalu jadi andalan Denmark di tiga turnamen besar sebelumnya, yakni Piala Dunia 2002, Piala Eropa 2004, dan Piala Dunia 2010.

Mengenai penggantinya, Kasper Schmeichel, Olsen menyatakan, ”Dia telah bekerja sangat serius dalam perkembangannya sebagai kiper, dan kami memantau dia lebih dekat selama penampilannya di Leicester.”

Kasper Schmeichel dijadwalkan bergabung ke kamp pemusatan latihan Denmark Rabu siang ini. Denmark akan menjalani uji coba terakhir lawan Australia di Kopenhagen Sabtu depan. Di Piala Eropa 2012, mereka tampil melawan Belanda (9/6), lalu Portugal (13/6), dan Jerman (17/6).

Tim Inggris ke Auschwitz

Tim Inggris di bawah asuhan Pelatih Roy Hodgson juga sudah merampungkan skuad final berkekuatan 23 pemain. Bek Glen Johnson dan striker Danny Welbeck, yang sebelumnya meragukan karena cedera, dinyatakan fit dan masuk skuad final tersebut.

Kedua pemain itu absen dalam uji coba melawan Norwegia di Oslo, Sabtu lalu, yang dimenangkan Inggris 0-1, karena masalah kebugaran. Dari 23 pemain yang diumumkan Hodgson awal bulan ini, hanya ada dua pergantian.

Gelandang Gareth Barry absen karena cedera perut dan diganti bek Everton, Phil Jagielka. Kiper Birmingham, Jack Butland, dipanggil menggantikan John Ruddy yang cedera jari dalam latihan, pekan lalu.

Tanpa Barry, yang masuk skema inti permainan Inggris, barisan sentral lini tengah kemungkinan diisi duet Scott Parker bersama Frank Lampard. Dalam formasi 4-2-3-1, kapten Steven Gerrard berposisi di bawah ujung tombak yang agaknya bakal dipercayakan kepada Andy Carroll, menyusul absennya Wayne Rooney pada dua laga pertama Inggris karena larangan bertanding.

Inggris dijadwalkan datang di markas mereka, di Krakow, Polandia, 6 Juni mendatang. Sebelum memulai penampilan pada penyisihan Grup D yang semua digelar di Ukraina, mereka bakal berziarah ke bekas kamp konsentrasi Nazi di Auschwitz.

Kunjungan itu dimaksudkan untuk memberi pendidikan bagi pemain-pemain muda soal pedihnya tragedi yang ditimbulkan akibat rasisme. Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) mengungkapkan, akan dibuat satu DVD hasil kerja sama dengan Holocaust Educational Trust di Inggris, antara lain berisi diskusi pemain Inggris soal ”mengapa memerangi prasangka, penting bagi mereka hari ini?”

Pekan ini, korban tragedi Holocaust yang selamat dan saat ini tinggal di Inggris, Zigi Shipper, akan berbicara di hadapan pemain Inggris. Ia selamat dari kamp Buchenwald di Jerman dan pernah membela Inggris di cabang angkat besi Olimpiade 1956 dan 1960.

Perancis coret Gourcuff

Sementara di timnas Perancis, Pelatih Laurent Blanc mencoret playmaker Olympique Lyon, Yoann Gourcuff, dan bek Mapou Yanga Mbiwa dari daftar 23 pemain skuad final ”Les Bleus”. Gourcuff masuk skuad sementara tim Perancis meski musim ini tampil kurang menawan. Ia tidak maksimal saat uji coba melawan Eslandia, Minggu lalu, yang dimenangkan Perancis 3-2.

Perancis bakal mengandalkan kecepatan pemain-pemain sayap mereka, seperti Jeremy Menez, Franck Ribery, dan Mathieu Valbuena, yang semuanya masuk tim. Blanc kehilangan dua pemain, bek Younes Kaboul dan striker Loic Remy, yang cedera.

Dari markas tim Ceko dilaporkan, rasa waswas menghantui mereka setelah playmaker Tomas Rosicky mengalami cedera paha. Meski demikian, gelandang Arsenal itu tetap masuk daftar 23 pemain skuad final Ceko setelah diyakini bakal segera fit.

Terkait persiapan tim, uji coba Italia melawan Luksemburg di Parma, Selasa, dibatalkan karena gempa di daerah selatan kota yang menewaskan 10 orang.

(AP/AFP/REUTERS/SAM)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau