Menang di Texas, Romney Akan Tantang Obama

Kompas.com - 30/05/2012, 11:09 WIB

WASHINGTON, KOMPAS.com Mitt Romney menang dalam pemilihan pendahuluan (primary) Partai Republik di Texas, Selasa (29/5/2012). Dengan demikian, ia meraih cukup delegasi untuk mengantongi pencalonan partai untuk dalam pemilihan presiden AS, kata partainya dan laporan media.

Mantan gubernur Massachusetts tersebut meraih 71 persen suara di Texas, kata Fox News dan CNN di jejaring mereka. Kedua media elektronik itu melaporkan kemenangan Romney bersama stasiun televisi NBC.

Kemenangan yang diproyeksikan mesti diperoleh Romney ialah 1.144 delegasi untuk menjadi pembawa bendera partai dan berhadapan dengan calon Partai Demokrat, Presiden Barack Obama, pada November.

Ketua Komite Nasional Partai Republik (RNC) Reince Priebus memuji kemenangan tersebut, dan mengatakan kemenangan itu melicinkan atau memuluskan jalan bagi konvensi partai pada Agustus di Tampa, Florida, tempat Romney akan secara resmi dicalonkan dan mengungkap calon pendampingnya. "Saya mengucapkan selamat kepada Gubernur Romney atas kemenangan dalam primary Texas dan meraih delegasi yang diperlukan untuk jadi calon partai kita di konvensi kami di Tampa," kata Priebus di dalam pernyataan sebagaimana dikutip AFP.

"Gubernur Romney akan menawarkan arah baru Amerika yang sangat kita perlukan. Kami tak bisa menanggung empat tahun lagi menghadapi agenda besar pemerintah Presiden Obama, defisit pengeluaran, dan serangan terhadap perusahaan bebas Amerika," katanya. "Saat negara harus memperkuat sektor swasta untuk menciptakan lapangan kerja, kita memerlukan seorang pemimpin yang benar-benar memahami penciptaan lapangan kerja dan menghormati sektor swasta. Pemimpin itu adalah Mitt Romney," katanya.

Romney adalah satu-satunya tokoh Partai Republik yang masih aktif berkampanye di Texas, negara bagian dengan penduduk paling padat kedua di AS, untuk memperoleh pencalonan guna menantang Obama untuk jadi penghuni Gedung Putih pada November. Anggota Kongres AS dari Texas, Ron Paul, meraih 10 persen suara di negara bagian tempat asalnya, sementara tokoh konservatif Katolik Rick Santorum memperoleh tujuh persen dan mantan Ketua Parlemen News Gingrich lima persen, kata CNN.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau